News Update :

Status Siaga Gunung Semeru 16000 Jiwa Terancam

Selasa, 07 Februari 2012

Lumajang | Acehtraffic.com - Lima dusun masuk zona bahaya terkena terjangan material vulkanik Gunung Semeru. Kelima dusun itu yakni Rowo Baung, Supit,Urip, Kamar, dan Umbulandi,Kabupaten Lumajang.

Bahkan tercatat Dusun Rowo Baung dan Dusun Supit di Kecamatan Pronojiwo hanya berjarak 9 km dari puncak Gunung Semeru. Jumlah penduduk di zona bahaya tersebut sekitar 16.000 jiwa. Gunung Semeru yang sudah berstatus Siaga sejak Jum’at, 3 Februari 2012 lalu membuat warga dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah [BPBD] ekstra waspada. Apalagi belakangan curah hujan cukup tinggi.

Untuk mengamankan penduduk di zona bahaya ini, BPBD telah bersiap melakukan evakuasi jika sewaktu-waktu diperlukan. ”Kami sudah melakukan koordinasi dan membuat rencana kontijensi apabila terjadi bencana erupsi.Salah satunya menentukan titik kumpul dan jalur evakuasi untuk masyarakat di lereng Semeru,” kata Kepala BPBD Lumajang Rochani,kemarin.

Salah satu titik kumpul masyarakat adalah balai dusun dan desa terdekat.Di titik-titik kumpul ini akan disediakan kendaraan evakuasi.Sehingga, apabila kondisi di titik kumpul sangat rawan, langsung bisa dilakukan proses evakuasi dengan cepat. Kendaraan evakuasi yang disediakan milik Pemkab Lumajang. Selain itu, evakuasi juga didukung kendaraan milik warga.

” Kami sudah elakukan pendataan untuk kendaraan evakuasi. Sehingga,ketika dibutuhkan sewaktu-waktu,bisa langsung dikoordinasikan dengan cepat,” terangnya. BPBD juga sudah memasang rambu-rambu evakuasi di sejumlah titik rawan bencana yang merupakan jalur penyelamatan warga setempat. Rochani menjelaskan, kondisi Gunung Semeru saat ini masih sama dengan hari pertama dinaikkan statusnya.Lava pijar masih terlihat meluncur dari kawah.

Guguran lava pijar tercatat terjadi sebanyak dua kali. Jarak luncurannya 500 meter dari bibir kawah.Sementara, untuk gempa hembusan terjadi sebanyak 57 kali. Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru [TNBTS] Nova Elina menyebutkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pos pantau di Gunung Sawur. ”Jalur pendakian sendiri sudah kami tutup sejak 5 Januari lalu,”terangnya.

Dalam beberapa hari terakhir, diakuinya masih banyak calon pendaki yang berencana untuk melakukan pendakian.Tingkat pendakian di Gunung Semeru sangat tinggi. Selama 2011 saja, tercatat ada sebanyak 5.839 pendaki. Sebanyak 5.443 pendaki dari dalam negeri dan 396 dari luar negeri.

Berdasarkan catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi [PVMBG], Gunung Semeru meletus pertama kali pada 8 November 1818.Terakhir, Gunung Semeru meletus pada Februari 1994. Pada 2 Februari 1994, terjadi 9 kali letusan asap putih tebal dengan ketinggian 500 meter dan 34 kali guguran lava ke Besuk Kembar. | Sindo |
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016