Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Walikota Lhokseumawe Munir Usman menyatakan penyaluran bantuan kepada masyarakat dapat mengangkat ekosistem pengembangan ekonomi bagi lingkungan. Selain itu sistemnya juga perlu melibatkan banyak kelompok masyarakat, sehingga proses pengembangan pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat merata.
Sementara itu Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, dan Pertanian [DKPP] kota Lhokseumawe Drh.Rizal menjelaskan, Pemerinth kota sendiri sejauh ini telah banyak membentuk kepengurusan wadah kelompok tani yang disebut dengan KTNA.
Lanjut Drh.Rizal, program Pengembangan usaha agribisnis pedesaan disalurkan melalui bantuan langsung masyarakat [BLM-PUAP], ini merupakan bagian pelaksanaan program pemberdayaan [PUAP] yang menjadi bagian program nasional pemberdayaan masyarakat [PNPM] mandiri dalam kelompok pemberdayaan.
Asisten 3 Setdako Lhokseumawe Drs.Muzakkir Sulaiman MM, juga mengatakan bahwa organisasi bukan saja dibutuhkan pada bidang tertentu saja, namun organisasi itu juga masih sangat dibutuhkan kelompok-kelompok masyarakat seperti petani dan nelayan, yang tujuan tidak lain berbagai beban dihadapi dapat difikirkan dan untuk menyerap aspirasi anggota serta menjembatani berbagai macam persoalan dihadapi. | AT | AG |

0 komentar:
Posting Komentar