Aceh Utara | Acehtraffic.com
– Sebanyak 55 warga Myanmar terdampar di laut gampong Bluka Teubai, Krueng
Geukuh, Kecamatan Dewantara Aceh Utara. Rabu, 2 Februari 2012.
Warga Myanmar itu terdampar
pada pukul 13:00 wib, setiba di darat mereka yang terdampar itu berteriak “Myanmar”,
kemudian warga setempat menolong mereka yang sedang terdampar itu.
Selain menolong, warga
setempat juga membawa warga Myanmar itu ke Balai Tgk. Hanafiah yang lokasinya
di gampong setempat. Setiba di balai warga Myanmar tersebut melakukan sujud
syukur.
Kemudian warga setempat juga
memberikan makan siang kepada warga yang sedang terdampar itu, kelihatannya
mereka dalam keadaan kelaparan.
Terkait hal tersebut, Camat
Dewantara kepada reporter www.acehtraffic.com mengatakan ‘Sekitar pukul 13:00
saya menerima laporan bahwa ada warga Myanmar yang terdampar”. Ujar M. Yunus.
Ia menambahkan “Kemudian
saya melaporkan hal tersebut kepada pak Sekda, kemudian disambut dengan baik
laporan itu, kemudian saya beserta rombongan turun ke lokasi”. Tambahnya.
Menurut keterangan yang
diperoleh dari salah seorang petugas Imigrasi Lhokseumawe, para warga Myanmar
ini sebenarnya betujuan ke Malaysia, kemudian warga Myanmar ini pun tidak mau
lagi kembali Negara asalnya, diduga dinegaranya sedang dilanda konflik.
Pada pukul 18:00 wib para
warga Myanmar itu telah dibawa oleh Pemerintahan Aceh Utara ke Pelabauhan
Krueng Geukuh, rencananya mereka akan dikumpulkan disitu, namun pelabuhan
Krueng Geukuh tidak bisa menampung mereka karena ruangannya kecil, maka saat
ini para warga Myanmar itu sedang berada di bekas kantor Imigrasi Kota
Lhokseumawe di daerah Punteut.| AT | AG |

0 komentar:
Posting Komentar