Lhokseumawe |
Acehtraffic.com – PT. Pupuk Iskandar Muda [PIM] melakukan sosialisasi Tanggap
Darurat terhadap berbagai ancaman yang dapat mengancam masyarakat yang berada
di wilayah pabrik tersebut. Selasa 12 Januari 2012.
Acara sosialisasi ini
merupakan program wajib dan amanah bagi perusahaan agar dapat terhindari banyak
korban bencana, seperti bocor amonia dan kebakaran. Kegiatan itu dilaksanakan
di Aula Pertemuan PT. PIM yang terletak di Komplek perumahan milik perusahaan
PT. PIM, pada pukul 10:00 Wib.
Dalam acara tersebut
hadir kalangan Direksi PT. PIM, Ketua BLHK Aceh Utara, unsur Muspika
Kecamatan Dewantara, Tokoh Masyarakat, dan Masyarakat Dusun Satu Gampong Tambon
Baroh.
Dalam Sambutannya Kepala
Biro Humas PT. PIM mengatakan “Tujuan diselengarakan acara ini adalah untuk
menyampaikan apa saja hal-hal untuk menyelamatkan diri ketika tercium bau
amoniak, kami juga menyadari bahwa anda-anda sering menghirup bau amoniak”.
Ujar Mustafa Tahrir.
Dalam acara pemaparan materi
mengenai bahaya amoniak, para peserta mengikutinya dengan serius, akan tetapi
pada menjelang detik-detik akhirnya acara ini para peserta mulai naik emosi.
Salah seorang peserta
bangkit dari tempat duduknya dan mengatakan “Kami warga Dusun satu sudah tidak
tahan lagi bau amoniak perusahaan PT. PIM, kami sangat megeluh mengenai amoniak
ini”. Ujar warga tersebut.
Mengenai keluhan warga
ditanggapi secara serius oleh Kepala Biro Humas PT. PIM, beliau mempersilahkan
kepada setiap warga masyarakat agar menyampaikan berbagai keluhan yang
dihadapi untuk disampaikan kepadanya.
Dihadapan warga Kepala Biro
Humas PT. PIM mengatakan “Kita harus bersama-sama dalam hal ini untuk mencari
solusi serta memecahkan masalah ini, nantinya kami juga akan menyampaikan
kepada Direksi kami mengenai masalah ini dan kami berembuk untuk memecahkan
masalah ini”. Ujar Mustafa Tahrir.
Mengenai masalah ini, Kepala
BLHK Aceh Utara di hadapan wartawan mengatakan, “Pihak PIM harus menyelesaikan
masalah ini, sehingga kesehatan masyarakat dan kenyamanan masyarakat tidak
terganggu”. Ujar Nuraina
Beliau juga menambahkan “kalau
memang PT. PIM tetap bersikukuh disini, permukiman masyarakat itu bagaimana”?
Tambahnya.| AT | AG |


0 komentar:
Posting Komentar