Bireun | Acehtraffic.com- Kasat Reskrim Polres Bireuen
Iptu Beny Cahyadi mengatakan, untuk mengupkap kasus penembakan terhadap pekerja
galian kabel Telkom, polisi saat ini sedang mengintensifkan pemeriksaan saksi-saksi
korban sebanyak 52 saksi. Sebab, para saksi akan dipulangkan ke daerah asalnya
di Jawa Timur karena alasan keamanan dan trauma.
“Jadi polisi sedang kejar tayang, karena bila sudah di kembalikan ke Jawa, maka akan sulit," kata Beny saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya, Rabu [4/1].
Selain itu, kata Beny, kesulitan polisi mengungkap kasus ini karena kurangnya keterlibatan masyarakat akibat faktor rasa takut. Polisi juga sedang mengupayakan sketsa wajah pelaku. Motif masih kriminal murni.
"Sejauh ini motif masih kriminal murni," tutur Benny.
Pada 1 Januari 2012, penembakan misterius menghantui wilayah Aceh Utara sekitar pukul 21.30 WIB. Satu orang tewas, dan satu kritis. Sehari sebelumnya, para pekerja kabel Telkom yang berada di dalam mess, Kecamatan Jempa, Bireun, diberondong senjata api oleh orang tidak dikenal dan menggunakan helm, sekitar pukul 21.00 WIB. Tiga orang tewas sedangkan 7 orang mengalami luka-luka.| AT | DT |
“Jadi polisi sedang kejar tayang, karena bila sudah di kembalikan ke Jawa, maka akan sulit," kata Beny saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya, Rabu [4/1].
Selain itu, kata Beny, kesulitan polisi mengungkap kasus ini karena kurangnya keterlibatan masyarakat akibat faktor rasa takut. Polisi juga sedang mengupayakan sketsa wajah pelaku. Motif masih kriminal murni.
"Sejauh ini motif masih kriminal murni," tutur Benny.
Pada 1 Januari 2012, penembakan misterius menghantui wilayah Aceh Utara sekitar pukul 21.30 WIB. Satu orang tewas, dan satu kritis. Sehari sebelumnya, para pekerja kabel Telkom yang berada di dalam mess, Kecamatan Jempa, Bireun, diberondong senjata api oleh orang tidak dikenal dan menggunakan helm, sekitar pukul 21.00 WIB. Tiga orang tewas sedangkan 7 orang mengalami luka-luka.| AT | DT |


0 komentar:
Posting Komentar