Aceh Utara | Acehtraffic.com – Sepanjang 12 kilometer jalan Nisam yang menghubungkan Nisam Antara, Kuta Makmur, dan Bandar Baru kabupaten Aceh Utara belum diaspal. Padahal pengaspalan terakhir dilakukan pada tahun 1980, hingga sekarang sudah memasuki tahun 2012 jalan tersebut belumdiaspal. Hal tersebut membuat gerah masyarakat disepanjang jalan tersebut ketika musim kemarau harus meneguk debu dan mandi lumpur ketika hujan.
Gerakan Persatuan Mahasiswa Nisam [GAPMAN] dalam rilisnya yang diterima Acehtraffic.com menyebutkan masyarakat yang berdomisili disana berharap agar jalan tersebut segera diaspal “masyarakat ingin jalan itu segera diaspal, sudah kenyang kami makan debu dan mandi lumpur dimusim hujan” Ucap Bustami Pendiri GAPMAN.
Dalam rilisnya mereka mendesak dewan Aceh Utara agar mengalokasikan anggaran untuk pengaspalan jalan tersebut “kami mengaharapkan dewan Aceh Utara untuk mengalokasikan anggaran pada tahun ini, kalau tidak maka jalan akan kami blokir”, ancam mahasiswa itu.
Menanggapi permintaan mahasiswa, anggota dewan komisi C bidang anggaran Azhari Cage menyebutkan berdasarkan usulan masyarakat jalan Nisam menjadi prioritas dan untuk tahun ini dilokasikan sebesar 1.8 miliar untuk melanjutkan pembangunan jalan Nisam, “itu hasil musyawarah kami dengan dinas terkait,” jawab Cage Melalui telpon selulernya.
Sedangkan menurut Kadis Bina Marga Syamstuddin ketika ditanya Acehtraffic.com mengaku untuk menyelesaikan pembangunan jalan Nisam sepanjang 12 kilometer sampai tuntas membutuhkan anggaran sebesar 8.1 miliar. | AT | YD |

0 komentar:
Posting Komentar