News Update :

Hidup di Kota Besar dan Kecil Tak Jelas Isi Rekening Bukan Saja Mengancam Kerusakan Sperma, Tetapi Juga Terancam Kepunahan.

Selasa, 24 Januari 2012


Banda Aceh | Acehtraffic.com — Kemampuan pria untuk memiliki anak sangat ditentukan kualitas spermanya. Tapi lagi-lagi ini ada factor yang merusak seperma pria.  Menurut studi baru yang dilakukan Italian Society of Andrology and Sexuality Medicine (SIAMS), hidup di kota besar juga menyumbang kerusakan sperma. Benarkah ? 


Menurut Studi ini disebutkan bahwa pengaruh di kota besar adalah penyebab panas, memakai celana ketat. 

Mereka menyimpulakn ini dari tiga studi yang dilakukan bahwa lebih dari 33 persen pria berusia antara 18 hingga 20 tahun menderita kerusakan parah sperma karena faktor yang banyak terjadi perkotaan, seperti polusi dan merokok.


“Selain itu, kehidupan kota mempromosikan gaya hidup tak sehat dan obesitas, yang juga bisa berdampak negatif pada jumlah sperma,” kata peneliti, seperti dilansir timeofindia, Senin 23 Januari 2012. 

Namun berdasarkan  sejumlah orang yang membaca berita ini, justru member komentar yang sebaliknya. Misalnya jika kita tinggal di ibu Kota Jakarta dengan tempat tinggal dibawah kolong jembatan, kerjaan tolak gerobak, dan makan tidak jelas. 


Begitu juga orang hidup di Aceh yang tidak jelas pendapatan dan berfrofesi sebagai pekerja angkat barang yang berat. Dan rokok yang diisap adalah tembakau pilihan dengan harga Rp.1000 perbungkus, tentunya rokok ini pilihan tembakau yang sudah terbuang.


Maka akibatnya  bukan sekedar kerusakan sperma tapi juga bisa menghancurkan  tulang-tulang dan lebih parah lagi terancam kepunahan. 


Tetapi jika hidup di Jakarta atau di Aceh tinggal dirumah mewah ber AC, menu makanan Ikan Kerapu, Solomon, Udang Tiger, Lobster, Udang Galah, dan berkendaraan wrangler sahara  atau minimal Dobble Cabin, Pajero, BMW. 


Dan dapat kapan saja minum jus, dan jika kedinginan bisa membeli atau menikmati seteguk minuman para wali atau para tuan-tuan atau bapak-bapak yang jelas isi rekeningnya, begitu juga rokok yang dinikmati adalah cerutu, maka menurut anggapan pembaca bisa terbebas dari kerusakan sperma dan kerusakan tulang.


 “Mese but tip uroe angkat kayu balok, kon ie sperma manteong yang rusak, tapi tanyoe-tanyoe bagah punah ( Jika kerja harinya adalah angkat kayu balok, bukan saja sperma yang rusak tetapi kita juga cepat mati),” Ujar warga di Banda Aceh. | AT | IF
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016