News Update :

Agar Terhindar Dari DBD, Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe Mengajak Masyarakat Untuk Membersihkan Lingkungan

Selasa, 24 Januari 2012

Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Terkait kasus Demam Berdarah Dengue [DBD] yang terjadi di Kota Lhokseumawe dalam beberapa hari ini, Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan [P2PL] Dinas Kesehatan kota Lhokseumawe mengaharapkan agar masyarakat lebih menjaga lingkungan disekitarnya dengan baik. Selasa, 24 Januari 2012.

Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe selalu menurunkan timnya apabila adanya kasus DBD, karena pihak Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe pun tidak mengharapkan adanya kasus DBD itu karena dapat merugikan masyarakat.

Kabid P2PL Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe kepada reporter www.acehtraffic.com mengatakan “kalau setiap ada kasus DBD kita akan langsung turun ke lokasi untuk melakukan analisis darimana sumber nyamuk penyebab DBD itu”.Ujar Nizan Mauliyah, M.Kes.

Ia juga menambahkan saat ini tim dari Dinas Kesehatan kota Lhokseumawe sudah mulai turun ke lokasi-lokasi yang dinilai rawan untuk melakukan sterilisasi terhadap nyamuk-nyamuk yang menyebabkan terjadinya DBB.

Adapun daerah-daerah yang dinilai rawan terhadap DBD adalah di: Komplek Mutiara, Panggoi, Uteungkot, Cunda, Meunasah Mesjid, Blang Poroh, Cot Girek dan Meunasah Mee Kandang.

Kabid P2PL Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe menghimbau kepada seluruh Masyarakat kota Lhokseumawe agar kembali bergotong royong untuk membersihkan lingkungan.

Karena kebersihan lingkungan dapat membantu pencegahan nyamuk Aedes Aegypti, sehingga masyarakat yang terkena DBD pun tidak terjadi lagi.

Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe juga telah membagikan bubuk abate ke setiap gampong-gampong yang ada di Kota Lhokseumawe agar kasus DBD di Kota Lhokseumawe akan berkurang. | AT | AG |

Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016