Lhokseumawe | Acehtraffic.com - Aksi penembakan terhadap warga sipil yang terjadi Aceh Utara, Bireuen, dan Banda Aceh, dalam beberapa hari ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Kenyamanan masyarakat mulai terganggu. Senin [2/1].
Terkait hal tersebut, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa [BEM] Hukum Universitas Malikussaleh [Unimal] dalam siaran persnya mengatakan, “Aksi penembakan yang terjadi di Aceh merupakan kegagalan Negara dalam melindungi warganya”. Ujar Mahadir.
BEM Hukum Unimal juga menilai aparat polisi saat ini masih lemah dalam melakukan upaya pencegahan ancaman terhadap masyarakat, “Kejadian ini harus menjadi pembelajaran bagi pemerintah maupun masyarakat untuk terus bekerjasama menciptakan kondisi yang kondusif. Jangan sampai kejadian yang sama terus berulang dan terus memakan korban”. Kata Mahadir.
Mahadir mengaharapkan kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi apalagi saling menunding mengenai siapa pelaku penembakan.| AT | AG |
