Acehtraffic.com - Di awal tahun 2012, kita perlu melakukan perenungan dan introspeksi terhadap segala Program Kerja dan bidang tugas yang telah dikerjakan dalam kurun waktu satu tahun ke belakang. Sikap dan pemahaman yang demikian hendaknya dilakukan oleh seluruh satuan jajaran Kodam Jaya/Jayakarta.
Acehtraffic.com - Hal itulah yang diamanatkan Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Waris yang dibacakan Kepala Staf Kodam Jaya Brigjen TNI Edy Susanto selaku Inspektur Upacara Bendera awal tahun 2012 bagi para Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Makodam Jaya di Lapangan Jayakarta Makodam Jaya Cililitan Jakarta Timur, Senin [02/01].
“Evaluasi dan introspeksi tidaklah dimaksudkan untuk mencari-cari kesalahan dan kekurangan semata, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita dapat mengetahui setiap kendala, kelemahan dan kekurangan yang ada untuk kemudian diperbaiki dan disempurnakan ditahun yang akan datang,” kata Panglima.
Menurut Pangdam Jaya, memasuki tahun 2012 kepada seluruh warga Kodam Jaya agar tetap melanjutkan dan meningkatkan upaya-upaya pemantapan stabilitas keamanan wilayah agar tercipta ketenangan dan kedamaian dimasyarakat.
Disamping itu juga perlu meneruskan program konsolidasi internal maupun eksternal sehingga terwujud soliditas yang kokoh dan kuat, baik antar Prajurit maupun antar Satuan.
“Upaya untuk pembinaan prajurit harus terus dilakukan secara konsisten, baik melalui program kerja dari Komando Atas maupun melalui kegiatan belajar dan berlatih yang diupayakan didalam Satuan agar kemampuan personel tetap terpelihara dengan baik.
Pembinaan prajurit dapat terlaksana dengan baik, apabila setiap Komandan di Satuan masing-masing dapat menjalankan peran dan tugasnya, baik sebagai seorang Komandan, Pelatih, Pemimpin, Bapak, Guru maupun sebagai Teman seperjuangan yang selalu menjunjung tinggi etika moralitas,” ujarnya.
Panglima mengharapkan, agar setiap Komandan Satuan dapat meningkatkan kualitas profesionalisme prajurit dan soliditas pada masing-masing Satuan. Berbuat baiklah terhadap rakyat sehingga dapat menimbulkan simpati rakyat yang pada akhirnya akan dapat mewujudkan kemanunggalanTNI-Rakyat.
“Hal ini perlu dilakukan agar setiap prajurit mengetahui bahwa jati diri TNI pada awal terbentuknya berasal dari rakyat dan berjuang bersama-sama dengan rakyat,” harapnya.
Upacara bendera diikuti oleh seluruh prajurit dan Pns Makodam Jaya yang bertindak sebagai Komandan upacara Letkol Inf Heru Agung A selaku Danyonif 202/Tajimalela.| AT | LI |

