Acehtraffic.com - Debu bertebaran memenuhi pekarangan kampus ditengah sengatan matahari yang membakar, raungan kendaraan dan asap kotor keluar dari truk-truk yang lalu lalang menyisakan muatan angkutannya kebadan-badan jalan dilingkungan kampus Unimal Buket Indah [BI] Kota Lhokseumawe.
Aspal semakin menganga lebar disimpang menuju kampus tersebut akibat keganasan roda-roda truk beraktifitas menyelesaikan bangunan lab rekayasa yang sedang dikerjakan dan juga kamp PT Zaratek NV didalam kampus ini yang sedang melakukan survey seismix 2D diseputar Aceh Utara.
Diantara truk-truk yang hilir mudik terdapat mobil mewah disertai iring-iringan double cabin dengan nyala lampu sirine tanpa suara di atapnya memuat bahan peledak, Dynamite. Ratusan dinamyte setiap harinya didistribusikan ke kampus Unimal.
Bahan peledak tersebut bukanlah untuk meluluh lantakkan kampus Unimal dari muka bumi ini, tapi untuk pengerjaan proyek Zaratex NV yang sedang melakukan survey seismix 2D di seluruh Aceh Utara juga didalam kampus itu karena telah ditemukannya kandungan gas diareal tersebut.
Suasana keheningan tampak disekitar proyek ini yang juga didalam areal kampus Unimal, bahkan beberapa wartawan yang hendak mengambil gambar pun dilarang masuk, begitu juga mahasiswa. Walau telah beberapa kali mencoba meminta izin kepada kepala humas Zaratex namun selalu ditolak. Penolakan ini menimbulkan kecurigaan dari beberapa kalangan pers.
Satpam dengan handy talkienya berdiri standby didepan pos penjagaan proyek, beberapa petugas dari kepolisian sedang menyulut rokok didalamnya dengan senjata laras panjang disandarkan didinding pos jaga. Disudut-sudut ruangan tampak beberapa penjaga keamanan berpakaian preman yang kemudian diketahui mereka adalah eks kombatan GAM.
Apapun alasannya sungguh jarang bahkan hampir tak pernah kita temui sebuah kampus dengan bebasnya memasukkan bahan peledak dengan daya ledak yang besar itu masuk kedalam kampus dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian yang dilengkapi dengan persenjataan lengkap dan dibantu para eks kombatan GAM yang entah mereka juga memiliki senjata atau tidak bebas keluar masuk kampus. | AT | HR | YD

0 komentar:
Posting Komentar