News Update :

SBY: Papua, Aceh Harga Mati, Jangan Ada Lagi Aturan Bertentangan UUD

Kamis, 20 Oktober 2011



Jakarta | Acehtraffic.com- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar pejabat terkait memastikan situasi di Papua dan Aceh tetap aman. Kepala Negara juga meminta masyarakat meminta memahami kebijakan khusus bagi dua provinsi tersebut, yaitu UU Pemerintah Aceh serta UU Otonomi Khusus Papua.

"Papua dan Aceh harus tetap Aman. Keamanan adalah harga mati," kata Presiden ketika menyampaikan pidato kebijakan di Istana Negara, Jakarta, Rabu [19/10]

Tak hanya itu, Presiden juga meminta agar aparat keamanan dan pejabat terkait dapat mencegah kekerasan konflik komunal dan aksi terorisme. Para gubernur, panglima kodam, kepala polda, tokoh agama dan tokoh masyarakat benar-benar berkoordinasi sehingga mampu mencegah aksi kekerasan horizontal dan aksi terorisme.

"Manakala kita sudah lakukan pencegahan dan tetap terjadi pelanggaran hukum, maka hukum harus benar-benar ditegakkan. Pelakunya harus ditindak dengan tegas," kata Presiden lagi.

Di samping itu, Presiden juga meminta agar pesan singkat atau SMS yang menyatakan bahwa situasi di Ambon genting tak terulang lagi di masa mendatang. Masyarakat diminta tak mudah terpancing oleh pesan-pesan yang provokatif dan tak jelas sumbernya.

Terakhir, Presiden juga meminta agar tak ada lagi peraturan-peraturan daerah yang bertentangan Konstitusi. |AT/Yd/Komps
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016