Lhokseumawe |
Acehtraffic.com – Terkait kasus kebocoran amoniak pabrik Pupuk Iskandar Muda
[PIM] yang terjadi hari juma’t [30/9/2011] menuai kritikan dari DPRK Aceh
Utara. Minggu [02/10/2011].
Wakil Komisi D DPRK
AcehUtara kepada acehtraffic.com mengatakan “kejadian tersebut sangat disesali,
namum apa yang hendak dikata itu sudah kehendak Allah, namum manajemen PIM
harus profesional dan untuk kedepannya jangan terulang lagi kejadian seperti
itu”. Ujar Tgk. Abdul Hadi Zainal Abidin.
Abdul Hadi juga menambahkan,
pada hari senin [3/10/2011] DPRK Aceh Utara dan kantor Lingkungan Hidup akan
memangil Direksi Pupuk Iskandar Muda [PIM] untuk menanyakan kronologis kasus kebocoran amoniak tersebut.
Seperti yang diberitakan
sebelumnya, Pabrik Pupuk Iskandar Muda [PIM] kembali menyemprotkan amonia
pada pukul 13.30 wib, sehingga mengakibatkan ratusan warga Tambon Baroh,
Dewantara, Aceh Utara, dilarikan ke rumah sakit milik perusahaan Badan Usaha
Milik Negara [BUMN] tersebut. Jum’at [30/9/2011].|AT/Ag

0 komentar:
Posting Komentar