Banda Aceh -- Pengamat sepak bola Yusmahdi mengatakan seharusnya tim nasional usia 19 tahun [timnas U-19] yang diberangkatkan ke Piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara [AFF] diutamakan yang berlatih di Paraguay. "Sangat disayangkan, sudah jauh berlatih tapi mereka tidak dipakai," katanya saat dihubungi dari Banda Aceh, Jumat [9/9/2011].
Pihak PSSI menunjuk tim U-19 dari Aceh untuk mewakili Indonesia di piala AFF di Myanmar, setelah berhasil sebagai juara pertama pada event Arafura Games di Darwin Australia awal 2011.
Menurut dia, seharusnya panitia seleksi tidak perlu merekrut pemain luar karena secara tim mereka sudah kompak apalagi sudah bertahun-tahun berlatih bersama di luar negeri yang didanai Pemerintah Aceh. "Kalau tim yang baru dibentuk dengan tim yang sudah jadi, tentu saja berbeda kualitasnya. Saya meyakini anak-anak lulusan sepak bola Paraguay itu lebih unggul dibandingkan yang direkrut baru untuk piala AFF," ujar Yusmahdi.
Kekompakan tim, kata dia akan terjadi bila mereka sudah sering bersama dan saling mempercayai. Tim ini baru di bentuk bagaimana mau solid, ujar mantan pelatih tim U-15 Aceh itu. "Idealnya pelatih timnas U-19 lebih baik membina tim yang sudah berlatih khusus di Paraguay," sebut Yusmahdi.
Dia menjelaskan, antara pemain yang mendapatkan pelatihan khusus selama tiga tahun lebih dengan tim yang baru dibangun jauh sekali bedanya.
Apalagi di sisi ekonomi berapa banyak uang yang dikeluarkan untuk latihan tersebut, kata mantan pelatih PSAB Kabupaten Aceh Besar itu. "Kepercayaan yang diberikan oleh PSSI untuk Aceh menjadi representatif mengikuti piala AFF digunakan sebaik mungkin oleh pelatih," papar Yusmahdi.
Sebaiknya, sebut Yusmahdi, amanah yang diberikan oleh PSSI pusat untuk Aceh harus direalisasikan. "Untuk apa banyak orang luar bergabung jika kualitasnya masih dibawa rata-rata," tandasnya.
Ke depan, jika dipercayakan mewakili timnas untuk Aceh, utamakan dulu orang lokal. Untuk apa orang luar jika mereka hanya bermain-main disini, pinta Yusmadi. |AT/Yd/Antara



0 komentar:
Posting Komentar