News Update :

Iran Sebut Al Qur'an Cetakan China Salah Ejaan

Sabtu, 03 September 2011

Jakarta - Otoritas Iran menyebut terdapat beberapa salah ejaan pada Al Qur'an cetakan China. Ditengarai kesalahan ini terjadi karena kurangnya pengawasan lantaran biaya cetaknya yang murah.

Timesofummah pada Sabtu [3/9] memberitakan para penerbit di Iran menyampaikan komplain atas kesalahan ejaan di Al Qur'an cetakan China ini. Penghematan biaya dalam mencetak Al Qur'an ini justru membuat malu karena ada beberapa yang salah ketik.

Kepala Kantor Pengawasan Al Qur'an Iran, Ahmad Haji-Shari, sebagaimana dikutip dari kantor berita semiofficial, Mehr, pun mewanti-wanti masyarakat bahwa kemungkinan terdapat salah ejaan di Al Qur'an dengan harga miring.

Dia mengatakan pada awal pekan ini bahwa salinan Al Qur'an produksi Iran meski harganya lebih mahal namun telah melewati pemeriksaan yang demikian teliti untuk menghindari kecacatan. Atas insiden salah cetak Al Qur'an itu, para pejabat Iran kini tengah membahas larangan Al Qur'an cetakan China.

Selama ini, Al Qur'an yang ada di Iran adalah yang berbahasa Persia dan Arab asli. Namun Haji-Sharif tidak mengatakan Al Qur'an dengan bahasa apa yang mengandung salah eja tersebut.

Sebenarnya, di Iran ada 1.000 penerbit yang memproduksi salinan Al Qur'an dengan kualitas baik. Bahkan salinan Al Qur'an-nya ditulis oleh ahli kaligrafi. Selama ini, Al Qur'an produksi China dalam bahasa Persia maupun Arab memang banyak ditemukan di Iran. Harga produksi menjadi alasan diimpornya salinan Al Qur'an dari China. Terkait masalah ini pihak China belum berkomentar.|At/detik.com
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016