Turki
akan mengusir duta besar Israel setelah terungkapnya rincian laporan PBB
tentang serangan pasukan terhadap sejumlah kapal Turki yang sedang dalam
perjalanan ke Gaza tahun lalu.
Para
pejabat di Ankara mengatakan mereka juga menghentikan sementara kesepakatan
militer dengan Israel.
Menteri
Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan sebagian temuan laporan yang
dibocorkan ke New York Times tersebut tidak bisa diterima.
Turki
menginginkan Israel meminta maaf atas serangan tersebut, tetapi Israel menolak.
Sembilan
pegiat Turki pendukung Palestina tewas ketika pasukan Israel menyerbu sejumlah
kapal pada bulan Mei 2010.
Memburuk
Wartawan
BBC di Istanbul, Jonathan Head mengatakan hubungan Israel dan Turki dibekukan
sejak serangan tahun lalu, tetapi sekarang berada pada tingkat terendah.
Bocoran
laporan PBB menyatakan pasukan Israel menggunakan kekerasan yang berlebihan
saat menghentikan kapal-kapal Turki yang berusaha menembus blokade Israel
terhadap Gaza.
Tetapi
bocoran laporan tersebut menyimpulkan blokade angkatan laut Israel terhadap
Gaza tidak melanggar hukum.
Turki
mengumumkan pengusiran duta besar Israel beberapa jam sebelum laporan
dijadwalkan akan diterbitkan.
Laporan
yang dibocorkan kepada New York Times tersebut menyebutkan," Turki dan
Israel seharusnya melanjutkan hubungan diplomatik penuh, memperbaiki hubungan
mereka demi stabilitas Timur Tengah, perdamaian dan keamanan
internasional".|At/bbc.co.uk


0 komentar:
Posting Komentar