
LHOKSUKON – Ketua BKPRMI [Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia] Aceh Utara, Tgk Razali, meminta agar Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, segera menandatangani izin pemeriksaan terhadap Ilyas Abubakar, anggota DPRK Pidie yang saat ini resmi jadi tersangka dalam kasus pemukulan khatib salat Jumat, Tgk Saiful Bahri, di Masjid Raya Keumala, Pidie.
Hal senada dikatakan Pimpinan Dayah Darul Makmur, Jambo Aye Utara, Tgk Ismail Thaib. Dia meminta Partai yang mengusung Ilyas Abubakar ke kursi DPRK Pidie segera direcal. "Keberadaan oknum Ilyas di lembaga Dewan, menjadi cermin pecah yang menampakkan wajah buruk atas lembaga dewan dan partai bersangkutan," ujarnya seraya menambahkan kasus tersebut sangat memprihatinkan dan belum pernah terjadi di negara Islam.
Dari Aceh Barat Daya [Abdya], Wakil Ketua MPU [Majelis Permusyawaratan Ulama], Sayed Marwas menyatakan tindakan mengeroyok seorang khatib yang sedang menyampaikan khutbah Jumat sangat tidak beradab. Pelakunya bukan saja telah merusak kekhusyukan jamaah dan salah satu syarat sahnya shalat Jumat, tapi mencoreng nama baik daerah Aceh yang selama ini dihormat sebagai “Daerah Syariat Islam”.
Sejak pemukulan tersbut hampir seratusan organisasi mengecam aksi pemukulan khatib shalat Jumat, Tgk Saiful Bahri, di Masjid Raya Keumala, Pidie, berikut nama ormas itu: DDI Pidie, NU Pidie, FPI Pidie, DPD FPI Aceh, Ketua MPU Bireuen, MPU Aceh Tamiang, MPU Aceh Utara, TGK H Misran Fuadi MAg MAP [khatib], Pesantren Terpadu Darul Mujahirin Lhokseumawe, Dayah Jeumala Lueng Putu, Dayah Babul Illmi Kiran, Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng Bandardua, Ketua NU Pidie, Kadis Syariat Islam Pijay, Abi Di Usi Beureunun, Guru-guru pengajian majelis taklim Pijay, Pimpinan Dayah Di Labuhan Haji Aceh Selatan, PB Rabitah Thaliban Aceh, HMI Jantho, KAMMI Aceh, Tgk Belawan [mantan kombatan GAM wil Bate Iliek]. |AT/Yd/Serambi

0 komentar:
Posting Komentar