Lhokseumawe - Suasana sepi
menyelimuti Kota Lhokseumawe pada malam pertama bulan Ramadan 1432 Hijriah,
Minggu (31/7) malam. Hampir seluruh toko yang berada di pusat kota berpenduduk
sekitar 156.556 jiwa ini terlihat tutup
dan gelap.
Sejak selepas Shalat Magrib warga berbondong-bondong menuju
masjid-masjid untuk melaksanakan Shalat Isya dan Tarawih pada malam pertama.
Seperti terlihat di Masjid
Islamic Center yang berada di pusat Kota Lhokseumawe. Di masjid kebanggaan
masyarakat kota Lhokseumawe ini, jamaah sangat padat dan bahkan saf wanita
dimundurkan karena jamaah laki-laki sudah mendekati saf wanita.
Sementara jalanan di
seputaran masjid penuh sesak dengan mobil dan Sepeda Motor milik jamaah.
Sejumlah petugas parkir terlihat sibuk mengatur arus lalulintas, terutama
setelah selesainya shalat Tarawih.
Tarawih perdana di Mesjid
Islamic Center, diisi dengan ceramah yang disampaikan oleh Wakil Walikota
Lhokseumawe, Suadi Yahya. Dalam ceramahnya, Suadi Yahya menyerukan agar selama
bulan puasa kita dapat menjaga diri kita dari segala hal yang dapat mebatalkan
puasa.
“selama bulan Ramdhan ini,
mari kita mejaga diri kita dari segala hal yang dapat membatalkan puasa dan
juga mari kita introspeksi diri apa yang telah kita kerjakan dari dulu hingga
saat ini”. Ujar Suadi Yahya.
Selain itu, lanjut Suadi,
dengan adanya bulan Puasa ini kita jangan sampai betengkar dengan sesama hanya
karena perbedaan jumlah rakaat Shalat Tarawih, walaupun ada yang Shalat delapan
dan dua puluh Rakaat, hal itu jangan dijadikan sebagai permasalahan, sehingga
dapat menjadikan umat Islam menjadi terpecah belah. Ujarnya
Dalam Kesempatan itu, Suadi
Yahya juga menyatakan Pemerintahan kota Lhokseumawe mengajak seluruh warga kota
Lhokseumawe agar melakukan Tadarus setiap malamnya di Mesjid, Sering Shalat
Berjamah di Mesjid, dan juga bagi remaja yang suka balapan liar di jalan agar
dapat menghentikan aktivitas tersebut selama bulan Ramadhan. |At/Ag/Rd

0 komentar:
Posting Komentar