Aceh Utara– Pemerintahan Aceh Utara berkerja sama dengan UN HABITAT, UNDP dan MULTI DONOR FOUND melakukan Focus Gorup Discusion (FGD) tentang naskah akademik Rancangan Qanun Pengelolaan Sampah. Jumat [19/8] Acara tersebut dilaksanakan di ruang OP ROOM kantor Bupati setempat.
Pembahasan Rancangan Qanun tersebut difasilitasi Taqwaddin salah seorang dosen dari Unsyiah membahas per pasal, menurutnya saat ini jumlah penduduk Kabupaten Aceh Utara semakin meningkat mengakibatkan bertambahnya volume sampah, disamping itu juga pola konsumsi masyarakat sangat memberikan kontribusi dal menimbulukan berbagai jenis sampah.
Antara lain seperti sampah kemasan yang berbahaya, karena sampah tersebut sulit diurai oleh proses alam sehingga menyebabkan tercemarnya lingkungan, sehingga kabupaten Aceh Utara memerlukan sebuah Qanun yang mengatur tentang pengelolaan sampah.
Seluruh peserta yang mengikuti acara pembahasan Rancangan Qanun Sampah ini dengan serius menyimak dan menganalisis setiap pasal. Namun ada hal yang sangat unik, yaitu pada saat pembahasan itu berlangsung ada salah seorang peserta nyenyak tidur.[AT/Ag]

0 komentar:
Posting Komentar