News Update :

Tidak Ada Pasokan Gas, Mahasiswa Aceh Di Yaman Memasak dengan Arang

Selasa, 07 Juni 2011

SANAA - Situasi konflik di Yaman semakin tidak terkendali, karena ketidaktersediaan gas, mahasiswa Aceh dan mahasiswa lainnya terpaksa memasak dengan menggunakan Arang di asrama kampus mereka, Selasa (7/6). Sementara KBRI Yaman di Isukan untuk keamanan akan pindah ke Jeddah Arab Saudi. 

Sejumlah mahasiswa Indonesia termasuk 50 orang yang berasal dari Aceh, mendesak KBRI tidak lepas tangan terhadap nasib warga negaranya yang kini terpasung di area perang. Seharusnya KBRI tidak memikirkan untuk pindah dulu sebelum tanggung jawab mereka memulangkan mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Yaman selesai di kerjakan.

“Enak saja mereka pindah ke Jeddah, kami disini bagaimana, bagaimana tanggung jawab Negara Indonesia terhadap kami sebagai warganya?” Ujar sejumlah mahasiswa kepada reporter The AcehTraffic. 

Selain itu mahasiswa Indonesia di Yaman juga melihat KBRI sangat lamban dalanm mengambil sikap untuk mengevakuasi mahasiswa yang tersebar di Kota Hudaedah. Situasi semakin memburuk seringnya terputusnya aliran listrik dan pertempuran dimana-mana membuat situasi sangat mencekam.  
Irza Reporter The Acehtraffic melaporkan dari SANAA Yaman
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016