
BIREUEN - Musibah kembali menerpa warga Makmur, kali ini
kebakaran yang disebabkan oleh sambaran petir menimpa sebuah rumah panggung
ukuran 6 x 7 milik kakek Arahman Abdullah (71) warga Blang Mane Kecamatan
Makmur Kabupaten Bireuen sekitar pukul
21.00 Wib , Rabu malam [29/6] akibatnya semua barang musnah di lahap api.
Menurut keterangan Muzakir Sekdes setempat, kejadian yang
menimpa rumah tersebut terjadi pada saat hujan deras yang disertai petir begitu
kuat sehingga warga tidak ada yang berlalu lalang dan mengurung diri dirumah.
“Tiba-tiba seorang warga
yang lagi melintas dijalan melihat api berkobar membakari rumah itu,
secara spontan warga tersebut berteriak minta tolong , kemudian kami keluar rumah untuk memberi pertolongan,
tapi usaha kami hanya dapat menyelamatkan dua sepeda mini milik cucu korban,
kerugian diperkirakan mencapai 40 juta lebih”, Ujar Sekdes.
"Saat kejadian rumah korban yang berkontruksi
panggung tanpa jaringan listrik itu berada dalam kondisi kosong, karena kakek
Arahman yang tinggal bersama tujuh cucu dibawah tanggungannya itu sedang berada
dirumah anaknya di Batuphat Aceh Utara menghadiri acara akikah cucu lainnya", tambah Sekdes.
Pantauan The Aceh Traffic di lokasi kejadian , kondisi sedih
bercampur haru terlihat diwajah Kakek yang telah lama ditinggal pergi oleh
almarhumah isterinya hanya bisa pasrah dan berdoa menghadapi musibah ini,
apalagi mengingat tanggungan besar dipundaknya dengan memberi makan tujuh orang
cucunya yang juga telah lama meninggal ibunya.
Menurut catatan The Aceh Traffic, kebakaran yang terjadi di
kecamatan Makmur ini merupakan kelima kalinya, sebelumnya pada pertengahan
April rumah M. Daud warga Seuneubok Baro kemudian menyusul bulan Juni sebanyak
empat buah yaitu rumah Idris Zainal (Gampong Aralipeh), Ilyas Arahman (Gampong
Leubu cot dan Hasni Ibrahim (Gampong Cot Kruet) baru seminggu yang lalu dan
yang terakhir milik kakek Arahman Abdullah ini.
Ketua PMI Ranting Makmur
Faisal Ali dan Camat Makmur Drs. Munir langsung turun ke lapangan menyalurkan bantuan masa panik berupa uang,
beras , Indomie dan Telor.
| AT/FS|
| AT/FS|

0 komentar:
Posting Komentar