
Banda Aceh - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Sabang menetapkan 1.108 lembar fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) untuk dukungan pasangan calon perorangan wali kota/wakil wali kota pada Pilkada 2011.
Ketua KIP Kota Sabang Seniwati pada acara sosialisasi tahapan Pilkada di Sabang, Kamis menyatakan, fotokopi KTP dukungan bagi calon yang ingin maju tersebut diserahkan mulai tanggal 4 hingga 8 Juli 2011.
"Kemudian, fotokopi KTP dukungan tersebut akan diverfikasi dan apabila terjadi kesalahan, seperti penggandaan, kemudian KTP dukungan berkurang dari 1.108 lembar, maka calon pasangan dianggap gugur. Oleh karenanya, setiap calon pasangan disarankan menyerahkan lebih dari jumlah yang ditetapkan," katanya.
Ia menyatakan, dalam pelaksanan tahapan pilkada, pihaknya memprioritaskan calon perseorangan, agar tidak ada keterlambatan dalam proses verifikasi administrasi dan faktual lapangan.
"Apapun konsekuensi sebagai penyelenggara, pihak KIP Sabang tetap melaksanakan sesuai tahapan," sebut Seniwati.
Kemudian, untuk pendaftaran pasangan calon yang diajukan partai atau gabungan partai politik dan calon independen dijadwalkan pada 30 Juli - 5 Agustus 2011.
Pada bagian lain, Seniwati menyatakan, pendataan pemilih, koreksi hingga entry data nama pemilih berlangsung pada 1 Mei - 30 September mendatang.
Ia mengatakan daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) dalam pilkada 2011 di Kota Sabang, mencapai 24.271 pemilih. Dibandingkan pemilu legislatif dan Pilpres 2009 lalu, jumlah DP4 Pilkada 2001 ini lumayan meningkat.
Menyinggung persoalan politik uang pada pilkada mendatang, Seniwati berharap agar masyarakat benar-benar memberikan laporan beserta bukti dan saksi.
"Karena saya lihat di Kota Sabang ini banyak laporan-laporan tentang politik uang, tapi tidak ada saksi, jadi kita tidak bisa menuduh dan mencoret daftar calon tanpa ada saksi dan bukti yang autentik," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Sabang melalui Kabag Ops Kompol Nur Azhari menyebutkan pihak kepolisian siap mengamankan pilkada, terutama menyangkut keamanan saat pemilihan hingga selesai.
"Jadi di tiap-tiap TPS sudah kita tempatkan personil polisi, selebihnya kita dibantu anggota TNI dan anggota Linmas sebanyak 300 personil," kata Nur Azhari, demikian dilaporkan Antara Biro Aceh pada Kamis [30/06/2011]. | Yd/AT

0 komentar:
Posting Komentar