
Lhokseumawe – Ratusan mahasiswa miskin di Universitas Malikussaleh kembali mempertanyakan kejelasan pencairan beasiswa BBM dan PPA tahun 2010 khusus bagi mahasiswa kurang mampu yang sedang menyusun skripsi, hingga saat ini belum dicairkan. Kamis, [30/6].
Hermasyah
seorang mahasiswa kepada The Aceh Traffic, mengatakan mahasiswa miskin
sangat membutuhkan beasiswa itu untuk menyelesaikan skripsi, karena lambannya
proses pencairan terpaksa mereka harus berhutang ke tetangga atau ke pengadaian
untuk memperoleh uang agar skripsinya dapat di selesaikan tepat waktu.
"Mahasiswa kurang mampu banyak yang belum mengikuti seminar skripsi, ujian
pendadaran (sidang), wisuda, transportasi, dan keperluan lainnya itu tidak
sedikit mengeluarkan biaya, Bahkan banyak mahasiswa yang tidak dapat
menyelesaikan skripsinya tepat waktu karena biaya yang begitu tinggi", tambahnya.
Hal
senada juga diungkapkan mahasiswa semester akhir dari Fakultas Teknik yang
sebentar lagi akan diwisuda. Mereka mempertanyakan akan dikemanakan beasiswa
tersebut setelah mereka diwisuda, apakah diberikan kepada yang berhak,
dialihkan untuk mahasiswa lain atau dipendamkan ditempat tidak jelas.
“Kami
khawatir kalau beasiswa itu tidak dicairkan karena kami kira keluar seperti
biasanya, jadi kami ngutang untuk biaya skripsi” Ungkap mahasiswa itu, yang tidak mau disebutkan namanya dengan alasan keamanan.
Sementara itu, menurut Rektor Unimal, Apridar, SE, MSi, yang dikonfirmasi via telepon seluler oleh Reporter The Aceh Traffic mengatakan: “Kami belum bisa menjawab secara pasti, karena kami sudah berusaha dan melakukan pendekatan kepada rektor lama [A. Hadi Arifin], pastinya kami mempunyai sikap demi hak mahasiswa miskin yang wajib disalurkan”.
Menanggapi
soal keluhan mahasiswa yang mendapat beasiswa BBM, PPA tahun 2010 dan akan
diwisuda pada tanggal 23 Juli 2011mendatang. Menurutnya tetap akan mendapatkan
beasiswa tersebut, sesuai dengan surat keputusan Rektor yang telah dikeluarkan
pada tanggal 7 Oktober 2010 tentang beasiswa.
“Sesuai
dengan SK yang telah dikeluarkan, kalau namanya tercantum berarti tetap
mendapat beasiswa, walaupun telah diwisuda”, Ujarnya. |AT/Yd/Rd|

0 komentar:
Posting Komentar