Lhokseumawe: SEKRETARIS Daerah Kota Lhokseumawe, Aceh, Safwan, dicopot dari jabatannya terhitung sejak 10 Mei 2011 oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf berdasarkan usulan dari walikota. Pencopotan itu ditengarai sarat dengan kepentingan politis dan perseteruan dua pimpinan di Kota Lhokseumawe.
Menurut informasi yang diperoleh di kalangan pemerintahan Lhokseumawe, Sekda Safwan menjadi korban pertentangan dan tolak-tarik kepentingan Walikota Munir Usman dengan Wakil Walikota Suaidi Yahya. Akibatnya, Safwan diusul ganti dengan tiga kandidat yang dikirim ke gubernur Aceh.
Tiga nama yang sebelumnya diusul adalah Teuku Diauddin, Ramli, dan Ramli Aziz. Di antara ketiga nama tersebut, Walikota Munir Aziz lebih sreg kepada Diauddin. “Dua nama lainnya hanya pelengkap saja,” ungkap sumber di lingkungan Pemkot Lhokseumawe, Rabu (11/5/2011).
Namun, dari tiga nama tersebut tidak ada yang menjadi pengganti Safwan. Gubernur Aceh Irwandi Yusuf hanya menandatangani surat penggantian Safwan tetapi tidak menunjuk pengganti. Sebagai pelaksana tugas Sekda, Walikota Munir Usman menunjuk Arifin Urami yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten I di Pemkot Lhokseumawe.Pihak Pemkot Lhokseumawe belum diperoleh konfirmasinya mengenai penggantian tersebut.
Berdasarkan penelusuran, perselisihan antara Walikota dan wakil walikota sudah lama berlangsung, namun menjelang pemilukada nuansa itu semakin terlihat, bahkan sebuah sumber menyebutkan kepala dinas badan dan kantor di kota yang dulunya di kenal Petro Dollar itu, ada ring walikota dan ring wakil walikota | Sumber: Acehvoice| Iyan | Berbagai Sumber
Berdasarkan penelusuran, perselisihan antara Walikota dan wakil walikota sudah lama berlangsung, namun menjelang pemilukada nuansa itu semakin terlihat, bahkan sebuah sumber menyebutkan kepala dinas badan dan kantor di kota yang dulunya di kenal Petro Dollar itu, ada ring walikota dan ring wakil walikota | Sumber: Acehvoice| Iyan | Berbagai Sumber


0 komentar:
Posting Komentar