News Update :

Rp 1,3 T untuk Benahi Pelabuhan Krueng Geukueh

Minggu, 15 Mei 2011

Lhokseumawe - Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Muhammad Nazar, mengatakan untuk pengembangan pelabuhan umum Krueng Geukueh, telah diplotkan dana APBN sebanyak Rp 1,3 triliun. “Dana ini dimaksudkan untuk membenahi berbagai fasilitas pelabuhan hingga berstandar internasional,” katanya saat bertatap muka dengan masyarakat Krueng Geukueh, Aceh Utara, Jumat (13/5).
Karena itu, Muhammad Nazar meminta warga Aceh Utara, Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, Lhokseumawe, Aceh Timur dapat membantu pemeliharaan dan aktivitas. Membantu aktivitas artinya, dapat memanfaatkan fasilitas umum itu sebagai pintu keluar masuk barang impor-ekspor sebagaimana pelabuhan internasional lainnya.

Tanpa dukungan masyarakat, membawa barang hasil produksi dan komoditi ekpor melalui pelabuhan ini, tak mungkin pelabuhan itu akan menjadi besar. Kalau fasilitas, peralatan dan status pelabuhan sudah internasional, sebagaimana beberapa pelabuhan lainnya di Indonesia dan negara tetangga. Hanya tinggal memanfaatkan saja yang harus mendapat dukungan, terutama pengusaha dan penguasa daerah yang harus peduli terhadap keberadaannya.

Selain itu Muhammad Nazar juga menyinggung tentang PT AAF yang seyogianya rencana akan dijual. Sekarang sudah dilakukan pembatalan oleh Pemerintah daerah Aceh, PT AAF akan dihidupkan kembali nanti yang akan dilakukan oleh PT PIM. Namun, semuanya itu baru terlaksana kalau adanya dukungan dari masyarakat sendiri, karena itu Muhammad Nazar meminta keamanan dan kenyamanan serta dukungan dari semua pihak.

Sebelum melakukan pertemuan dengan warga, Muhammad Nazar melakukan lewatannya ke Desa Lancang Barat, Kecamatan Dewantara. Pada sore harinya, Wagub bersama rombungannya meresmikan SMP Swasta Yayasan Nurul Arafah dan meninjau Dayah Nurul Islam, di Desa Meunasah Bujok, Kecamatan Baktiya Aceh Utara.

Sementara itu pada malam hari Wagub Melantik pengurus Koniry Kabupaten Aceh Utara dan Lhokseumawe di Aula Sekdakota. Dalam arahannya meminta alumni Koniry bersikap jujur dalam membantu kinerja pemerintah. “Yang penting kalau ada alumni IAIN Arraniniry jadi balon bupati/walikota dan Gubernur akan dating, jangan lagi mgnubar janji bohong kepada warga,” kata Muhammad Nazar.

M Nazar meminta pejabat tak menjanjikan kepada rakyat akan membangun jalan perak dan jembatan emas ke desa. Tapi berikan janji yang mampu dilaksanakan. Jangan memberikan harapan yang membuat rakyat kecewa, kata Muhammad Nazar, dalam acara Jumat (13/5) malam.| Serambi
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016