Palu
- Tiga anggota polisi yang sedang bertugas di Kantor Bank Central Asia
(BCA) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Emy Saelan, Palu Selatan
ditembak oleh orang tidak dikenal Rabu siang 25 Mei 2011. Dua di
antaranya tewas di tempat, sedangkan satu lainnya dalam kondisi kritis.
Dua
anggota polisi yang tewas bernama Brigadir Dua Januar Yudhistira
Pranata dan Brigadir Dua Andi Irbar Prawira. Januar Yudhistira tertembak
di bagian kepala dan dada, sedangkan Ibrar tertembus peluru di bagian
dadanya. Sementara Brigadir Dua Deddy Edward Undusten kini masih kritis
setelah tertembak di bagian paha kanan dan pantatnya. Edward kini
dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah.
Juru
Bicara Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Ajun Komisaris Besar Soemarno
mengatakan ketiganya adalah anggota Direktorat Obyek Vital Polda Sulteng
yang ditugaskan di BCA. "Jenazah Ibrar dan Yudhistira sedang diotopsi,
sedangkan Dedy dalam perawatan intensif," katanya hari ini.
Seorang
warga bernama Rony, 34 tahun yang berada di sekitar lokasi kejadian
mengaku mendengar lima kali letusan senjata api. Dia tak mengenali
pelakunya karena mengenakan helm dan scarf.
Sementara seorang nasabah
yang enggan disebut namanya mengaku melihat dua orang lelaki pergi
menggunakan sepeda motor besar beberapa saat setelah suara letusan
tembakan terdengar.
Soemarno membenarkan pelaku penembakan diduga empat orang dengan menggunakan senjata api laras panjang.
Saat tiba di depan Kantor BCA Palu, pelaku mendatangi pos jaga dan melepas tembakan. Ketiga anggota polisi tidak sempat melepas tembakan hingga pelaku melarikan diri. "Satu pucuk senjata api petugas jenis P2 dibawa kabur pelaku," katanya.| Tempo
Saat tiba di depan Kantor BCA Palu, pelaku mendatangi pos jaga dan melepas tembakan. Ketiga anggota polisi tidak sempat melepas tembakan hingga pelaku melarikan diri. "Satu pucuk senjata api petugas jenis P2 dibawa kabur pelaku," katanya.| Tempo

0 komentar:
Posting Komentar