News Update :

Irwandi: KIP Tak Bisa Diatur-atur

Selasa, 17 Mei 2011

BANDA ACEH - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf meminta semua pihak untuk tidak mengintervensi Komisi Independen (KIP) dalam melaksanakan jadwal dan tahapan Pemilihan Umum kepala Daerah (Pemilukada). KIP juga diharapkan bekerja sesuai dengan kewenangannya.

Irwandi mengatakan, tidak ada satu elemen pun yang bisa mengatur kerja KIP. Sebab kata dia, KIP tunduk pada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Baik eksekutif maupun legislatif tidak dapat mengatur-ngatur jadwal KIP.

“KIP lembaga independen, bukan bawahan Pemerintah, bukan juga DPRA, apalagi Partai Aceh, asal tidak melanggar aturan hukum mereka bisa menjalankan tugasnya,” kata Irwandi, Selasa (17/5).
KIP memutuskan mengelar Pemilukada Aceh pada 14 November 2011. Keputusan itu diambil setelah mereka mengelar rapat koordinasi dengan KIP Kabupaten/Kota.

Sebelumnya hari Pemilihan kepada daerah ditetapkan 10 Oktober. Gubernur juga tidak mempermasalahkan pengunduran jadwal itu. “Dulu dalam pikiran saya waktu yang paling tepat untuk Pemilukada memang November. Terlalu dipaksakan kalua Oktober, karena persiapan yang belum matang.” ujarnya.

Ditanya soal anggran yang menurut KIP ada sejumlah kabupaten/Kota tidak mampu melaksanakan pilkada meski hanya satu putaran karena persoalan dana, Irwandi mengatakan hal itu bukan masalah besar.“Kemarin merah, mungkin lusa sudah hijau, caranya mereka (KIP dan Pemerintah Kabupaten/kota) yang pikir. Bukan saya.” ujarnya.

Sebelumnya mantan anggota DPRA, Muklis Muktar mengatakan, penetapan jadwal Pemilukada oleh KIP melanggar Undang-undang Pemerintah Aceh. Menurutnya untuk menetapkan jadwal, KIP harus duduk bersama dengan DPRA dan Pemerintah Aceh. "KIP Aceh telah mengabaikan UUPA, Undang-undang yang melahirkannya. KIP Aceh telah menjadi Malin Kundang," katanya kemarin.

Muklis juga memprotes jadwal Pemilukada yang dianggap terlalu mempet. Jadwal itu juga membuat calon yang ingin maju lewat jalur indepeden tak punya banyak waktu untuk mencari dukungan. "Apalagi kandidat yang berasal dari partai yang ingin maju lewat jalur indepeden, tidak cukup waktu untuk proses mundur dari partainya," katanya.| Sumber The AtjehPost
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016