News Update :

Perawat Aceh Tuntut Kesejahteraan

Selasa, 17 Mei 2011


BANDA ACEH - Seratusan perawat di Banda Aceh memperingati hari perawat sedunia yang diperingati setiap tanggal 12 Mai. Mereka berjalan
kaki dari rumah sakit jiwa Banda Aceh di Lampriet menuju ke gedung DPRA dan Simpang lima.

Dipimpin Direktur rumah sakit jiwa Banda Aceh, Saiffuddin, saat tibadigedung dewan, para peserta aksi yang terdiri dari perawat danmahasiswa keperawatan itu meminta pemerintah Aceh dan DPRA untuk
mendesak segera disahkannnya Rancangan Undang-undang keperawatan.
pemerintah Aceh juga minta untuk mengeluarkan kebijakan yang berpihak
kepada para Perawat.

"Pemerintah dan DPRA harus memalakukan evaluasi kembali legalitas dan lisensi perawat, agar tercapai pelayanan yang maksimal bagi masyarakat," kata seorang peserta aksi dalam orasinya, Kamis (12/5).


Para perawat juga meminta gubernur Aceh agar mendesak para pemilik rumah sakit untuk memberikan upah layak bagi perawat. Itu untuk menciptakan pelayanan yang lebih baik dan aman bagi masyarakat.

Ketua DPR Aceh Hasbi Abdullah yang menemui para pengunjukrasa mengatakan, dewan akan menampung aspirasi para perawat itu, dan kemudian akan menyampaikannya kepada pemerintah pusat dan DPR-RI. DPR Aceh juga akan memperjuangkan segeranya pengesahan rancangan Undang-undang tentang Keperawatan.

Usai berorasi, ratusan perawat yang mengelar aksi dengan tertib itu menuju simpang lima Banda Aceh. Mereka membagi-bagikan bunga bagi para pengguna jalan yang melintas di kawasan itu.| Sumber The AtjehPost
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016