News Update :

Direktur IMF Ditangkap Atas Kekerasan Seksual

Minggu, 15 Mei 2011

New York - Managing Director Badan Moneter Internasional (IMF), Dominique Strauss-Kahn, ditangkap polisi dengan tuduhan kekerasan seksual terhadap seorang pekerja hotel di New York. Juru bicara kepolisian New York, Paul Browne, mengatakan Strauss-Kahn diciduk ketika hendak terbang ke Paris dari Bandara Internasional John F. Kennedy pada Sabtu sore. Strauss-Kahn, masih diperiksa hingga saat ini.

Pekerja hotel berusia 32 tahun itu melapor ke polisi bahwa saat memasuki kamar Strauss-Kahn pada pukul 13.00 waktu setempat, Strauss-Kahn melakukan kekerasan seksual terhadapnya. Dia kemudian segera lari dari kamar dan melapor ke polisi.

Browne mengatakan Strauss-Kahn telah meninggalkan ponsel dan barang-barang pribadinya di kamar di Hotel Sofitel yang beralamat di 45 West 44th Street, dekat Times Square. Strauss-Kahn disergap di pesawat Air France oleh polisi dari New York dan New Jersey kemudian digiring ke kantor polisi di Manhattan.

Penangkapan terjadi sekitar pukul 16.45 ketika polisi bandara berpakaian preman tiba-tiba masuk ke dalam pesawat Air France bernomor penerbangan 23. Penerbangan pun tertunda selama 10 menit.

Bila terbukti bersalah, kasus ini akan menjadi sandungan bagi Strauss-Kahn yang menjadi kandidat Presiden Prancis dari Partai Sosialis. Strauss-Kahn akan melawan Presiden Nicolas Sarkozy.

Strauss-Kahn adalah bekas profesor di bidang ekonomi yang kemudian merambah dunia politik sebagai Deputi Parlemen di era 1980-an dan menjadi Menteri Keuangan di era Perdana Menteri Lionel Jospin, sampai 1999.

Strauss-Kahn sempat melancarkan kampanye Front Anti-Sarkozy dalam rangka menjadi presiden partai, namun gagal melawan Segolene Royal. Beberapa bulan kemudian dia diangkat menjadi pemimpin IMF dan mendapat dukungan Sarkozy.

Strauss-Kahn, yang menikahi seorang mantan reporter televisi, tak lepas dari skandal berbau seks. Pada 2008, dia terlibat skandal seks dengan salah seorang petinggi IMF, Piroska Nagy. IMF kemudian menggelar investigasi yang membuat Nagy meninggalkan badan itu dan pindah ke European Bank.

DEDDY SINAGA | AP | NEW YORK TIMES
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016