News Update :

"Orang Aceh Tak Terlibat Teroris"

Jumat, 22 April 2011


BANDA ACEH - Kapolda Aceh Irjen Polisi Iskandar Hasan memastikan seorang warga Aceh yang ditangkap bersama dua rekannya asal Sukabumi Jawa Barat, di kawasan Merduati Kamis (21/4) dini hari, tidak terlibat jaringan teroris. Namun dia hanya menyembunyikan dua tersangka perakit bom.

“Dia tidak terlibat hanya teman pelaku, atas toleransi kemudan dia menyembunyikan temannya yang tersangka perakit bom, walau demikian dia akan di jerat dengan tuduhan menyembunyikan teroris. Seharusnya dilapor bukan menyembunyikan” kata Kapolda Jumat, (22/4).

Kamis dinihari kemarin, Kepolisian Polda Aceh bersama tim Densus 88 anti Toror Markas Besar Kepolisian menangkap dua tersangka peneror bom yang bersembunyi di sebuah rumah dikawasan Merduati Banda Aceh. Keduanya langsung diberangkatkan ke Jakarta sekitar pukul 10.00 WIB hari itu juga, untuk menunjukan lokasi bom yang ditanam di dekat geraja Crist Chatedral Serpong, Tangerang.

Menurut Iskandar Hasan, orang Aceh tersebut merupakan teman lama dua tersangka parakit bom yang menyembunyikan bom sebarat 150 kg di gorong-gorong di kawasan Serpong Banten itu. Mereka berteman saat masih duduk dibangku kuliah, di salah satu Universitas Islam Negeri di Pulau Jawa.

Kapolda mengungkaplan, selama di Aceh mereka juga tidak pernah melakukan kegiatan apa-apa. Hanya bersembunyi dari kejaran aparat. “Orang Aceh ini juga tidak ada kaitannya dengan kelempok yang pernah latihan di Jalin,”

Dia berharap kedepan, sekecil apapun tindak kejahatan dan pelanggaran, masyarakat melaporkannya kepada pihak terkait, termasuk pada aparat desa maupun aparat kecamatan. "Harus segera dilapor, jangan disembunyikan," ujarnya.|Sumber www.atjehpost.com
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016