
JAKARTA - Teka-teki siapa P, sutradara film yang ditangkap polisi karena diduga terlibat bom buku dan Serpong, sedikit mulai terkuak. Menurut Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam, P pernah membuat film dokumenter tentang tsunami Aceh.
"Di kelompok yang kami tangkap ini, dia berperan sebagai pengorganisir," kata Anton, Jumat (22/4).
Sebelumnya, Kepala Bidang Penerangan Markas Besar Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar mengungkap, polisi telah memeriksa 19 orang terduga teroris pelaku bom buku dan bom Serpong. Satu dari 19 orang itu adalah P, seorang sutradara film. "Dia pernah membuat satu film," katanya.
Namun, Boy belum menyebut apa film yang pernah disutradarainya itu.
Dari Kamis kemarin hingga saat ini Mabes Polri telah memeriksa secara maraton 19 orang terduga teroris pelaku bom buku dan bom di dekat Gereja Christ Cathedral Serpong, Tangerang. Polisi pun mengungkap inisial mereka: P, J, F, P, A, A, E, R, D, S, Y, M, A, D, M, R, A, A, dan J.
Hingga hari ini, mereka masih terus diperiksa secara maraton oleh penyidik Mabes Polri. "Kami punya waktu 7 x 24 jam untuk menentukan bentuk kesalahan mereka," kata Boy.
Dari 19 orang yang ditangkap kepolisian itu, kata Boy, besar kemungkinan seluruhnya ditetapkan menjadi tersangka. "Iyalah, tapi kan perannya berbeda-beda," ujarnya.
Menurut Boy, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui siapa pelaku yang merencanakan pembuatan, perakitan, dan penempatan bom itu. "Terinspirasi oleh siapa juga sedang kami dalami," ujar Boy lagi.
Kamis pagi (21/4), polisi menggerebek 2 kontrakan di Desa Rawadas RT 01/03, Kelurahan Pondok Kopi, Jakarta Timur. Dalam penggerebekan itu polisi mencokok sejumlah orang yang selama ini diduga melakukan teror bom buku.
Dalam waktu hampir bersamaan, polisi juga mengungkap adanya perencanaan pengeboman di jalur pipa gas di kawasan Gading Serpong Kabupaten Tangerang. Bom itu dipasang di dekat gereja Gereja Crist Chatedral. Bom itu diduga bakal diledakkan hari ini, ketika umat Kristiani memperingati Paskah. | TEMPOinteraktif.com | RIKY | MAHARDIKA

0 komentar:
Posting Komentar