Lhokseumawe | acehtraffic.com - Pemerintahan Indonesia yang baru di lantik di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi-JK yang terrpilih di pemilihan presiden 2014 susunan kabinetnya pun menjadi tanda tanya publik.
Menurut Habibillah SE salah seorang Alumni dari Universitas Malikussaleh Lhokseumawe yang sekarang menetap di Jakarta kepada Reporter acehtraffic.com mengatakan, Susunan kabinet Jokowi - JK , baiknya ada pendistribusian reprentatif Daerah untuk mnghindari kecemburuan antar propinsi.
Cukup satu orang per
daerah dari kalangan partai pendukung maupun dari kalangan
profesional, tentunya putra-putra terbaik dan berkompoten spefikasi
keilmuannya,semangat kebersamaan semakin kuat.kabinet Jokowi - JK adalah
milik seluruh masyarakat indonesia .jika
tidak, maka dikhawatirkan daerah-daerah yang tidak mendapat ruang dalam kabinet
akan menjadi bumerang bagi Jokowi-JK dan tidak menutup kemungkinan akan
dijadikan alasan kuat untuk membangkitkan semangat perlawanan kepada
pemerintah dibawah kepemimpinan JOKOWI -JK ( Menjadi kekuatan OPOSISI)."uangkapnya.
Dia juga menambahkan, apa lagi daerah yang presentase angka kemiskinannya masih sangat
tinggi yang tidak dapat dipungkiri bahwa daerah ini masih sangat membutuhkan
perhatian serius dari pemerintah pusat terutama sekali daerah-daerah
perbatasan yang sangat rentan terjadinya konflik, daerah yang seperti ini
masih banyak PR pemerimtah pusat yang belum diselesaikan salah satunya
Aceh turunan UU No 11 tahun 2006, bagitu juga daerah-daerah lain ,
Nah,,disinilah butuh putra repentatif daerah."ujarnya
Dominan rakyat menaruh
harapan besar pada pemerintahan baru yang nahkodai oleh Jokowi - JK.
mengamati perkembangan sampai malam ini saya masih kurang setuju dengan
formasi yang telah disusun, besar harapan segera ada penyempurnaan.semoga
mnjadi bahan pertimbangan Aceh sampai dengan Papua."pungkasnya | AT | TM |

