News Update :

Teuku Dani : Menuju Kemenangan Tidak Perlu Risih

Rabu, 28 Mei 2014

Teuku Dani (tokoh politik asal Aceh)
Banda Aceh | acehtraffic.com - Suasana jelang Pilpres 2014 sudah mulai menghangat. Dua kubu capres yang bertarung sudah saling sindir. Pertarungan pesta demokrasi ini pun diprediksi bakal semakin seru saat mendekati pemilihan.

Ada dua pasangan capres-cawapres yang akan memperebutkan pucuk pimpinan RI 1 pada 9 Juli 2014 nanti. Yaitu duet Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta).

Berbagai peluru terus menerjang lawan politiknya, seperti ungkapan Fadli Zon selaku Waketum Gerindra yang membombardir Jokowi dengan istilah capres petugas partai, ora mikir, dan ora jelas, merupakan kata-kata yang tidak sepatunya di lontarkan oleh seorang politisi.

Menanggapi berbagai problema yang menerjang pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla  salah seorang tokoh politik di Aceh " Teuku Dani " dan juga Timses Pemenangan Jokowi dan Jusuf kalla menuju RI - 1.

Inilah kutipan Wawancara khusus satu jam Reporter acehtraffic.com bersama Teuku Dani di Ruang tunggu Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Banda Aceh disela – sela keberangkatan menuju  Jakarta.

1. Menurut pandangan Anda, bagaimana Figur dan kriteria kedua pasangan Capres yang akan bertarung di pilpres nanti ?

Jawaban : Menurut pandangan saya kedua – duanya sangat baik dan memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing.

2. Bagaimana menurut Anda jika Jokowi dan Jusuf Kalla terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia nantinya? 

Jawaban : Insya Allah pasti ada perbedaan meningkat secara tajam dan secara pastinya perubahan itu tentu ada ...... yach?

3. Apa yang Anda ketahui terkait  tentang isu yang menyatakan Jokowi menganut agama kristiani?

Jawaban : Hahahaha .... tentu saja yang mengatakan hal ini merupakan ciri – ciri manusia munafik, tingkat pemikirannya belum dewasa, penebar isu tersebut belum mendapatkan pendidikan secara baik, Saya jamin Pak jokowi dan keluarganya Satu Juta persen islam.
kenapa harus ambil pusing, datang aja ke kampung Jokowi dan Cross Check sama masyarakat disana, benar atau tidak tentang pemberitaan tersebut?

4. Seberapa jauh Anda mengenal sosok Jokowi selaku Capres Republik Indonesia ?

Jawaban : Secara kebetulan Saya dengan beliau tidak kenal begitu dekat, hanya sekali bertemu dengan beliau di Hotel Borobudur, saya dengan beliau saling menyapa dan berjabat tangan.

5. Menurut Anda mampukah Jokowi dan Jusuf Kalla memimpin indonesia lima tahun kedepan?

Jawaban :  Why Not ... ???
Saya sendiri percaya kedua pasangan ini mampu membawa pencerahan secara baik dan profesional, siap bekerja untuk kemakmuran dan perubahan Bangsa Indonesia.

6. Menurut Anda, biasanya indonesia identik menjadi seorang pemimpin (Presiden) merupakan dari kalangan Militer, sementara jokowi dan Jusuf kalla merupakan sipil yang sama sekali jauh dari pemimpin - pemimpin sebelumnya?

Jawaban : Republik ini mengedepankan sistem Demokrasi dan bebas berpendapat, menurut pemikiran saya, siapapun boleh menjadi Presiden asalkan mencukupi syarat kebangsaan dan perundangan, minimalnya memiliki identitas asli sebagai penduduk indonesia secara sah, bukan bentuk identitas sunglap dua Negara yaaa .......

7. Apa harapan Anda bila Jokowi dan Jusuf kalla terpilih sebagai orang nomor satu di Republik ini?

Jawaban : Simple sekali, bagi saya pribadi itu tidak perlu bingung untuk menjawabnya, tugas mereka hanya mengisi kekurangan saja dari Pemerintah sebelumnya, apa yang di butuhkan oleh bangsa ini, semua ide pencerahan itu sudah dimiliki dari awal sebelum Nyapres, mungkin Anda bisa melihat ada berapa Partai di belakang Pak Jokowi dan Pak Jusuf Kalla, yang mengusung Pak Jokowi dan Pak Jusuf Kalla semua orang hebat dan orang pintar - pintar ada disitu.

8. Apakah kubu Jokowi dan Jusuf kalla tidak goyah bila melihat kubu Prabowo banyak kalangan mantan Purnawirawan Jenderal?

Jawaban : Hehehe jangan bercanda ah ..... di kubu Pak jokowi kenapa tidak ada yang hitung jumlah Purnawirawan Jenderal TNI maupun POLRI yang bergabung dalam pemenangan Pak Jokowi dan Pak Jusuf Kalla menuju kursi Presiden?

9. Bukankah selama ini sedang maraknya kampanye hitam, apakah tanggapan Pak Dani tentang hal tersebut?

Jawaban : Kampanye hitam itu merupakan bentuk pembunuhan karakter salah seorang Capres yang di kelola oleh manusia – manusia bodoh, sampai saat ini saya melihat kubu Pak jokowi masih memberikan pandangan kepintaran kepada Rakyat dan kita tidak perlu menjelekkan lawan, jujur saja ketika kita mengatakan mereka tidak baik mereka yang begana begini , secara tidak langsung kita sudah melakukan kampanye untuk mereka.

Percayalah di kubu Pak jokowi dan Pak Jusuf Kalla merupakan kumpulan manusia - manusia terdidik, manusia – manusia yang pinter memiliki SDA yang handal, mereka selalu kita bekali wawasan kebangsaan secara utuh dan baik.

10. Apa benar mantan Gubernur Aceh, Bapak Irwandi Yusuf kabarnya mendukung Pasangan Capres Jokowi dan Jusuf Kalla?

Jawaban : Lhoo Anda kok tahu ....?
Sudah tentu Pak Irwandi Yusuf mendukung kedua pasangan ini, saya melihat pandangan dan wawasan Pak Irwandi Yusuf masih di butuhkan oleh bangsa ini, walaupun sebagian Rakyat Aceh udah lupa dengan jasa – jasa Pak Jusuf Kalla dalam memfasilitasi Perdamaian Aceh di Helsinki.

11. Mengapa salah satu Partai Lokal di Aceh yang latar belakangnya mereka mengatakan Partai tersebut lahir dari sebuah perjuangan?

Jawaban : Hehehe ... kata siapa?
Seharusnya mereka bisa membedakan yang mana perjuangan dan yang mana Partai?
Dulu mereka sering minta pendapat Pak Jusuf kalla ketika Aceh di hadapi dengan masalah UUPA, sekarang mereka udah lupa sama Pak Jusuf Kalla, maklum sudah ada pendatang baru, Pak Jusuf kalla selalu memikirkan tentang keberlangsungan Perdamaian Aceh ke depan, beliau berharap situasi di Aceh terus kondusif dan beliau akan fokus terhadap segala bentuk pembangunan di Aceh, jujur saja beliau merasa terikat batin dengan orang Aceh , Cuma yang membedakan Pak Jusuf Kalla dengan Pak Prabowo, Pak Jusuf Kalla tidak membawa uang untuk masyarakat Aceh, beliau membawa Perdamaian karna Perdamaian itu sangat mahal harganya, sedangkan Pak Prabowo memberikan kontribusi (uang) buat salah satu Partai Lokal di Aceh demi bisnis pribadi dan keluarganya.

Demikian yaaa Bro, Saya mau berangkat nih,tandas Teuku Dani. | AT | TMI |

Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016