News Update :

Harga Apel Malang, Tidak Sesuai Nilai Dengan Sandi untuk Korupsi

Senin, 24 Februari 2014


Jakarta | acehtraffic.com- Ditangkapnya sejumlah koruptor oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam beberapa bulan terakhir tidak membuat harga Apel malang melonjak. 

Padahal dalam kasus korupsi yang menimpa Angelina Sondak anggota DPR RI dari Partai Demokrat, dia memakai sandi apel Malang untuk menerima milyaran uang hasil korupsi. Senin 24 Februari 2014

Rosalina yang bersaksi untuk tersangka Nazaruddin waktu medio Februari 2012 lalu mengatakan Angelina Sondak  menerima uang sebesar Rp 5 miliar yang dicicil dalam dua kali pembayaran.

Uang tersebut dikemas dalam bentuk rupiah dan dolar Amerika. "Ibu Angie menyebut duit rupiah sebagai apel malang dan dolar apel Washington," ujar Rosa sebagaimana di beritakan Tempo.Co Rabu, 15 Februari 2012 lalu.

Walaupun begitu besar nilai uang dipakai untuk sandi apel Malang dalam kasus korupsi yang menjerat Angelina Sondak dkk. Namun tidak membuat harga Apel malang melonjak. 


Senin, 24 Februari 2014 Sekretaris Jenderal Asosiasi Hortikultura Nasional, Ramdansyah, menyatakan serbuan apel asing membuat harga apel Malang, Jawa Timur, anjlok. "Harga apel lokal terpuruk menjadi Rp 2.500 per kilogram di tingkat eceran," katanya. Kalah dengan apel asing, apel Washinton kali ya?  | AT | RD| 

Kode Apel  Menjerat Angie

Jakarta - Bekas anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat, Angelina Sondakh, yang juga tersangka kasus korupsi Wisma Atlet, diduga tak sendiri menikmati komisi dari PT Graha Permai. Sejumlah kolega Angelina di Badan Anggaran disinyalir ikut terlibat. Semua berawal dari pengakuan Mindo Rosalina Manulang dan Muhammad Nazaruddin, dua terpidana dalam korupsi proyek Wisma Atlet.

PENGAKUAN ROSALINA

20 Mei 2010
Ia meminta Rp 250 juta kepada Yulianis untuk menyumbang Kongres Partai Demokrat di Bandung. Anas Urbaningrum mendapatkan Rp 100 juta dan Andi Mallarangeng Rp 150 juta. Penyerahan uang dengan kode apel Malang, apel Washington, dan semangka.

Ketika menjadi saksi terdakwa Nazaruddin pada 15 Februari 2012, Angelina mengaku tidak mengenal istilah apel dan semangka. "Tidak kenal saya," ujarnya.

16 Januari 2012
Saat menjadi saksi Nazaruddin, ia menyebut Angelina meminta uang Rp 6-8 miliar ke Nazaruddin. Angelina menyebut istilah untuk Ketua Besar dan Bos Besar sebagai penerima uang. “Ketua Besar adalah Mirwan Amir dan Bos Besar adalah Anas.”

Ia mengatakan istilah “apel” permintaan Angelina. "Angelina Sondakh yang bilang biar tak terlalu vulgar," kata Rosa.

Angelina mengaku tidak tahu siapa Bos Besar dalam pembicaraan BlackBerry Messenger saat sidang Nazaruddin pada 15 Februari 2012.

PENGAKUAN NAZARUDDIN


Dalam sidangnya, Nazaruddin menyatakan Angelina mengaku mendapat 9 miliar dari proyek Wisma Atlet dalam pertemuan dengan Tim Pencari Fakta Demokrat pada 11 Mei 2011. Uang ini disalurkan ke petinggi Demokrat. | Sumber TEMPO.CO
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016