
Langsa | acehtraffic.com- Panitia
Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Aceh harus profesional karena ini
mempertanggungjawabkan uang negara. Panitia tidak boleh bodoh karena even ini
bukan tempat belajar.Demikian ungkap Direktur LSM Gajah Puteh, Said Zahirsyah,
terkait pemberitaan di sejumlah media tentang ketidak siapan panitia POPDA Aceh
ke XIV dan saling tuding.
"Sebagai penyelenggara even
yang menggunakan uang negara maka
panitianya harus profesional dan siap," ungkap Said Zahirsyah, Rabu 25 Mei
2016
Said Zahirsyah mengatakan
penetapan Kota Langsa sebagai tuan rumah penyelenggara POPDA bukan asal tunjuk
saja, tetapi tentu saja pemerintah kota Langsa telah menyatakan kesiapannya dalam segala hal.
Jadi bahasa dan sikap sikap yang
tidak ber-etika tidak sepantasnya ditunjukan oleh penjabat publik seperti
Muzakir salah seorang panitia tuan rumah POPDA.
Pada berita sebelumnya sejumlah
wartawan melakukan konfirmasi kepada Muzakir salah seorang panitia tuan rumah
(Kota Langsa) POPDA Aceh ke XIV terkait belum adanya jadwal pertandingan, tidak standbay tim medis di lokasi
pertandingan sepak bola dan sulitnya akses informasi yang dibutuhkan para
wartawan karena media center yang tidak aktif. Namun Muzakir memberikan jawaban
yang dinilai tidak pantas. (Ivo)

0 komentar:
Posting Komentar