News Update :

Dari Koin sampai Lelang Giok

Senin, 02 Maret 2015

Jakarta | acehtraffic.com - Puluhan mahasiswa menggelar aksi di depan gerbang Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, Senin pekan lalu. Di depan masjid kebanggaan warga Bumi Serambi Mekah itu, mereka membawa karton bertulisan aneka kecaman kepada Perdana Menteri Australia Tony Abbott, yang mengungkit bantuan negaranya untuk Aceh saat dilanda tsunami pada Desember 2004.

Tidak hanya berorasi, para anggota Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh itu juga menggalang pengumpulan uang logam atau koin dari warga. Koin itu ditampung di kotak berbalut kertas putih. “Tony mengungkit bantuan tsunami untuk membebaskan dua warganya yang divonis hukuman mati. Ini sangat melecehkan kita,” kata Ketua KAMMI Aceh Darlis Aziz dalam majalah detik edisi 170.

Sejak Abbott mengaitkan bantuan tsunami dengan rencana Indonesia mengeksekusi mati dua warganya yang terlibat penyelundupan narkotik, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, gerakan pengumpulan koin kian meluas. Tidak cuma di Aceh dan Jakarta, gerakan yang diawali dari Twitter dengan nama aksi #KoinuntukAustralia itu juga dilakukan di sejumlah kota di Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Nusa Tenggara Barat. Tidak hanya di kota, aksi juga merambah ke pedesaan.

Di Banda Aceh, pengumpulan koin dipusatkan di Sekretariat KAMMI di kawasan Lamgugob. Dana yang terkumpul akan disalurkan ke Australia melalui Kedutaan Besar Indonesia di sana. “Kalau ada warga yang mau menyumbang koin, boleh bawa ke sini,” ujar koordinator posko, Martunus.| detik.com |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016