Lhokseumawe | acehtraffif.com - Dibawah derasnya hujan, Ratusan warga eks Blang Lancang dan Rancung, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe hari ini Senin 2 Februari 2015 adakan acara Maulid di Camp pengunsian dalam lingkungan PT Arun,
Acara tersebut turut mengundang anggota DPRK Lhokseumawe, masyarakat Blang lancang dan juga mesatuni 39 anak yatim,.
Ketua IKBAL Sultan Jufri Saputra kepada reporter acehtraffic.com jumlah masyarakat yang menuntut agar mendapatkan permukiman baru yaitu 542 kepala keluarga (KK) dan sampai hari ini belum ditanggapi oleh pihak PT.Arun.
"Bagi kami pertamaian Aceh belum sempurna jika kasus warga eks Blang Lancang belum selesai, PT.Arun di boikot dari masa Tgk. Hasan Tiro sampai anak cucunya",ungkapnya
Sementara koordinator IKBAL Tri Juanda menambahkan, sumber dana logistik masyarakat yang tergusur Eks Blang Lancang dan tinggal di tenda pengunsian itu dari mereka untuk mereka dan ada juga sumbangan dari warga.
"Kita masyarakat tergusur di posko pengungsian akan tetap bertahan sampai perjanjian lama dapat terpenuhi dengan tuntas. Sebelum PT. Pertamina ARUN Gas dijalankan" Tambah Tri Juanda.
Tri Juanda besok Selasa 3 Februari akan di sidangkan oleh PN Kota Lhokseumawe terkait kasus pengerusakan pagar PT.Arun semasa demo beberapa hari yang lalu. | AT | TM |
