News Update :

Dua Warganya Masih Disandra. Jepang Hubungi ISIS "Ogenki Desuka ISIS?

Jumat, 30 Januari 2015

acehtraffic.com- Pemerintah negeri matahari terbit Jepang terus berusaha menyelamatkan dua warganya dari sanderaaan ISIS. Bukan jumlah sedikit, Isis meminta tebusan untuk dua orang sebesar sebesar US$ 200 juta atau setara Rp 2,4 triliun. Jepang tetap berusaha menghubungi Isis lewat agen" Ogenki Desuka Isis (Hallo Apakabar Isis) 

Diberitakan Tempo.Co,  Menteri Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga, pemerintah memiliki tenggat waktu hingga Jumat siang pukul 2.50 waktu setempat.



Pemerintah, kata Suga, berupaya menyelamatkan dua sandera ini. Pintu komunikasi akan dibuka melalui pihak ketiga. Namun Suga tak menjelaskan apakah pemerintah akan membayar sandera atau tidak kepada ISIS. 



Dua warga Jepang, Kenji Goto dan Haruna Yukawa diculik ISIS. Pemerintah diberi waktu selama 72 jam untuk membayar uang tebusa sebesar US$ 200 juta atau setara Rp 2,4 triliun untuk membebaskan kedua orang ini. Bila tidak, ISIS mengancam akan memenggal mereka. 



Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe menyatakan, pihaknya berpacu dengan waktu untuk memutuskan nasib kedua orang tersebut. "Saya telah memerintahkan pemerintah menggunakan semua jalur diplomatik yang memungkinkan untuk menjamin pembebasan kedua orang itu," kata Abe. 



Abe baru kembali dari lawatan ke Timur Tengah. Abe bertemu dengan sejumlah kepala negara seperti Presiden Palestina Mahmoud Abbas, serta Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, Raja Yordania Abdullah dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.



"Jepang tidak akan pernah menyerah pada terorisme. Jepang akan melakukan yang terbaik dalam perlawanan terhadap terorisme, bahu membahu dengan masyarakat internasional," kata Abe.



ISIS telah membunuh lima tawanan Barat sejak agustus tahun lalu. Ini adalah pertama kalinya ISIS mengancam tawanan Jepang. | AT | R | Sumber TEMPO.CO| 


Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016