Aceh Utara | acehtraffic.com - Pasca banjir yang melanda di beberapa Kecamatan di Kabupaten Aceh Utara yang meninggalkan bekas dengan kerusakan Infrastruktur dan ekonomi masyarakat yang terpuruk sehingga menjadi tugas utama kepada pemerintah Kabupaten untuk menangani persoalan tersebut.
Saiful Anggota DPRK Aceh Utara dari Fraksi NasDem saat di temuai Reporter acehtraffic.com Minggu 28 Desember 2014, meminta kepada Pemkab Aceh Utara untuk segera bertindak terhadap kerusakan infrastruktur di
berbagai kecamatan yang terkena imbas banjir beberapa hari yang lalu, terlihat jelas dampak
kerusakan infrastruktur yang membutuhkan rehabilitasi dan rekontruksi tanpa
harus di tunda perbaikannya dan hal ini demi kepentingan masyarakat umum.
'Jika ketersedian anggaran Pemkab Aceh Utara tidak ada seharusnya Bupati
harus segera menyusun agenda tanggap darurat dan
membuat perencanaan kebutuhan anggaran yang harus di usulkan secepat mungkin kepada Gubernur dan
Pemerintah pusat khususnya Presiden Joko Widodo'.ujar Saiful
Dari hasil pantauan saya selama sepekan saya bergerilya siang dan malam untuk terjun kelapangan serta melihat kondisi selama banjir hingga hari ini minggu walaupun hari libur bagi saya demi kepentingan rakyat saya gunakan hari tersebut sebagai hari kerja karna ini merupakan tugas saya sebagai perwakilan masyarakat untuk bisa menyampaikan aspirasi mereka kepada Pemerintah Kabupaten.Pungkasnya
Ada beberapa jembatan yang putus dan jalan yang rusak sehingga
jalur lalu lintas transportasi masyarakat terhambat, begitu juga dengan kerusakan
jalan yang semakin banyak berlobang di beberapa kecamatan baik jalan perkampungan hingga lintas jalan nasional dimana jalan tersebut harus di potong oleh masyarakat mengingat genangan air yang tidak mungkin lagi tertampung dan genangan tersebut bisa membahayakan kehidupan serta kediaman mereka maka secara terpaksa masyarakat harus memotong jalan tersebut agar genangan air itu bisa mengalir, Tambahnya.
Seperti pernyataan Bupati Aceh Utara Muhammad,Thaib alias Cek Mat di portalkbr.com yang
menyatakan kerugian materil akibat banjir di Kabupaten Aceh Utara, diprediksikan
mencapai Rp 30 Miliar, selain merusak tanggul,gorong - gorong dan jalan, lahan pertanian di
daerah itu juga rusak parah, ujar Cek Mat.
Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib
mengatakan, terbatasnya anggaran daerah membuatnya kesulitan dalam
menanggulangi dampak banjir. sehingga pihaknya membutuhkan bantuan Pemerintah
Pusat yang dipimpin Presiden Joko Widodo melalui Anggaran Pendapatan Belanja
Negara (APBN) dan Pemerintah Provinsi Aceh melalui Anggaran Pendapatan Belanja
Aceh (APBA). | AT | TM |

