Banda Aceh | acehtraffic.com -
Pemko Banda Aceh bersama Bank Muamalat dan MPU Kota Banda Aceh
mengadakan Sosialisasi dan Edukasi Perbankan Syariah, Kamis 18 Desember 2014
di Aula Lantai IV Balai Kota Banda Aceh.
Acara bertema "Dengan Mudzakarah Sistem Ekonomi Islam, Kita Perkuat Eksistensi Perbankan Syariah" ini diikuti oleh puluhan perwakilan masyarakat gampong dari sembilan kecamatan di Banda Aceh.
Saat memberikan sambutannya, Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa'aduddin Djamal SE, mengatakan, selama ini kita semua 'dipaksa' untuk membuka rekening di bank-bank yang memakai sistem kapitalis, terutama dalam dunia bisnis. "Dengan munculnya sistem perbankan syariah ini, semoga menjadi solusi dan alternatif bagi masyarakat."
Harapan ke depan, kata wali kota, penerapan sistem syariah pada bank-bank di Aceh, khususnya Banda Aceh, sifatnya harus menyeluruh. "Saat ini walau banyak bank berlabel syariah, tapi baru dalam bentuk transaksinya. Harus menyeluruh, termasuk akhlak dan sikap karyawannya."
Illiza mengibaratkan seorang pendakwah, jika ia sendiri tidak mengamalkan ajaran-ajaran Islam, maka akan sulit baginya untuk mengajak orang lain ke jalan yang benar. "Kalau semua orang sudah punya prinsip syariah, sudah berbudaya syariah, secara total, maka kita semua sudah berada pada jalan yang benar menuju Banda Aceh sebagai model kota madani".
"Saya berharap kita semua bisa bekerjasama secara terus-menerus untuk mensosialisasikan sistem perbankan syariah ini kepada masyarakat. Bank Muamalat, merupakan bank umum pertama yang menerapkan syariah dalam operasionalnya dan telah terbukti berhasil melewati krisis moneter beberapa waktu silam," kata Illiza.
Setelah menyampaikan sambutannya, Wali Kota Illiza juga menjadi salah satu narasumber dalam acara tersebut bersama narasumber lainnya yakni Dr Zaki Fuad Chalil MAg, Dosen Ekonomi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry.| AT | TM | Rillis |

