Batam | acehtraffic.com - Situasi di Mako Brimob terus mecekam. Sampai malam ini pukul 21.45 WIB suara tembakan terus terdengar.
Dari laporan wartawan Tribun Batam yang ada di dalam Mako Brimob, gedung kantor Kasat Brimob kena tembak.
Padahal kantor ini tempat persembunyian Wagub Kepri Soerya Respationo bersama wartawan.
Kaca depan kantor tersebut pecah. Wagub langsung dilindungi anggota Brimob.
Empat orang wartawan masih terjebak di Mako Brimob. Mereka itu adalah
Muhammad Bunga Ashab (Koran SINDO Batam), Gabriel P. Sara
(Batamtoday.com), Dedi Manurung (Haluan Kepri) dan Zabur Anjasfianto
(Tribun Batam).
Demi keselamatan mereka itu, PWI Kepri sudah berkoordinasi dengan
sejumlah pihak berwenang di Batam. Mulai dari pihak Brimob Polda Kepri
maupun TNI serta pihak lain.
Namun karena situasinya yang tidak kondusif, akhirnya pihak Brimob
Polda Kepri menyarankan kepada para wartawan itu untuk tetap bertahan
dulu.
Ketua PWI Kepri itu juga mendesak kepada Kasat Brimob Polda Kepri
agar tidak membedakan prosedur penanganan keselamatan warga sipil yang
terjebak di Mako Brimob itu. Semuanya harus diberi rompi antipeluru.
Jangan mengambil risiko atas nyawa para wartawan itu. | Tribunnews.com |

