Lhokseumawe | acehtraffic.com – Terkait adanya tawaran
dialog yang tersirat dalam keterangan Humas Pemerintah Aceh, Din Minimi
mengaku dengan senang hati menerimanya, namun ia menolak berdialog di
Jakarta, ia lebih setuju lokasinya di Aceh Timur, tetapi topik dialog
harus sesuai dengan harapan tuntutannya. Senin 13 Oktober 2014
Hal tersebut dikatakan Nurdin Ismail
alias Din Abu Minimi ketika menghubungi acehbaru.com jelang tengah
malam. Pria gagah yang bergabung dengan GAM sejak Tahun 1997 di bawah
pimpinan almarhum Tgk Kaha itu mengatakan belum bersedia berdialog
karena hal yang ditawarkan pemerintah masih diluar ‘jangkauan mereka’.
“Saya tidak siap berdialog diluar
daerah, saya tidak bersedia kecuali bisa diwakili oleh orang yang bisa
mewakili kami” Kata Udin yang mendadak heboh dengan kemunculannya di
berbagai media baik cetak maupun online, dengan pernyataan menuntut
kesejahteraan dari pemerintah Aceh.
Nurdin alias Din Minimi (37) adalah
anak sulung yang memiliki empat saudara ini mengatakan jika pemerintah
serius untuk musyawarah mereka mengajak bertemu di Aceh Timur saja.
“Jika dilua jipakat merempok, sama sit dengan jinak carueh lon, ilon baro kutem bak teumpat kamoe mantong, cara lon atoe (Jika ditempat lain, itu jebakan buat saya, saya bersedia jika ditempat kami saja, cara saya atur) | acehbaru.com |

