Jakarta | acehtraffic.com - Setelah menerima royalti atas lagu-lagu ciptaannya selama tiga tahun,
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga akan menerima penghargaan
dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
Menurut anggota Badan Pengawas KCI, Bens Leo, penghargaan tersebut diberikan karena keterlibatan SBY sebagai pencipta lagu terbanyak di Indonesia. Tak hanya itu, SBY juga mengomersilkan hasil ciptaannya untuk bisa dinikmati masyarakat Tanah Air dan dunia.
"Dalam waktu dekat, MURI akan beri penghargaan juga, karena di seluruh dunia selain menciptakan lagu terbanyak dan yang pasarkan resmi hanya Pak SBY," kata anggota Badan Pengawas KCI, Bens Leo saat dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (4/10).
Selama menjabat, SBY telah merilis empat album, yaitu Rinduku Padamu (2007), Evolusi (2009), Ku Yakin Sampai Di Sana (2010) dan Harmoni Alam Cinta dan Kedamaian (2011). Album kelima seakan menjadi album perpisahan SBY selama menjabat menjadi kepala negara.
SBY bahkan telah meluncurkan album kelimanya yang bertajuk 'Kumpulan Lagu-Lagu Terbaik Karya SBY dan Karaoke Lagu-Lagu Karya SBY'. Peluncuran ini berlangsung di Istana Cipanas, Cianjur, Jawa Barat yang dihadiri artis-artis ternama nasional.
Sebelumnya, Karya Cipta Indonesia (KCI) menyerahkan royalti hak cipta dan karya kepada SBY sebesar Rp 16,6 juta. Royalti itu dibayarkan bertepatan pada hari ulang tahunnya yang berlangsung pada 9 September lalu.
"Kebetulan SBY jadi anggota KCI sudah lama, karena albumnya yang didaftarkan ke KCI sejak rekaman pada 2010," ungkap Bens Leo. | medeka.com |
Menurut anggota Badan Pengawas KCI, Bens Leo, penghargaan tersebut diberikan karena keterlibatan SBY sebagai pencipta lagu terbanyak di Indonesia. Tak hanya itu, SBY juga mengomersilkan hasil ciptaannya untuk bisa dinikmati masyarakat Tanah Air dan dunia.
"Dalam waktu dekat, MURI akan beri penghargaan juga, karena di seluruh dunia selain menciptakan lagu terbanyak dan yang pasarkan resmi hanya Pak SBY," kata anggota Badan Pengawas KCI, Bens Leo saat dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (4/10).
Selama menjabat, SBY telah merilis empat album, yaitu Rinduku Padamu (2007), Evolusi (2009), Ku Yakin Sampai Di Sana (2010) dan Harmoni Alam Cinta dan Kedamaian (2011). Album kelima seakan menjadi album perpisahan SBY selama menjabat menjadi kepala negara.
SBY bahkan telah meluncurkan album kelimanya yang bertajuk 'Kumpulan Lagu-Lagu Terbaik Karya SBY dan Karaoke Lagu-Lagu Karya SBY'. Peluncuran ini berlangsung di Istana Cipanas, Cianjur, Jawa Barat yang dihadiri artis-artis ternama nasional.
Sebelumnya, Karya Cipta Indonesia (KCI) menyerahkan royalti hak cipta dan karya kepada SBY sebesar Rp 16,6 juta. Royalti itu dibayarkan bertepatan pada hari ulang tahunnya yang berlangsung pada 9 September lalu.
"Kebetulan SBY jadi anggota KCI sudah lama, karena albumnya yang didaftarkan ke KCI sejak rekaman pada 2010," ungkap Bens Leo. | medeka.com |

