News Update :

Lembaga Erich institut dan Mendagri Gelar Acara Penguatan Idiologi di Syamtalira Aron

Minggu, 14 September 2014

Aceh Utara | acehtraffic.com - Lembaga Erich institut Bekerja sama dengan Kementrian Dalam Negeri gelar Acara Serasihan Penguatan Idiologi dan Wawasan Kebangsaan Masyarakat Perbatasan Antara Negara Selat Malaka di Aula Gampoeng Keude Teupin Punti, kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, Minggu 14 September 2014.

Acara tersebut turut di hadiri oleh Drs Maskur Msc, Ditjen kementrian Kesbagpol, staf ahli Bupati Aceh Utara Asnawi,Dosen unimal , Pimpinan Erich institut yaitu Prof dr Erman Anom dan berbagai element masyarakat . 

Drs maskur dalam paparannya mengatakan,Antusias Masyarakat Kecamatan Aron Dan Kecamatan Samudra, Aceh Utara, nyakni cukup tinggi dalam memperoleh informasi untuk membangun masyarakat Agar lebih cerdas dan waspada terhadap ancaman -ancaman potensi yang sedini mungkin mengganggu stabilitas kawasan selat malaka. 

Ia mengatakan dengan dasar antusias berharap agar masyarakat lebih sadar pentingnya peran dan partisifasidalam memantau menjaga dan membangun ketauladanan yang kuat di perbatasan selat malaka khususnya di aceh utara. 

Ia menambahkan dengan kekuatan masyarakat di harapkan dapat di manfaatkan oleh aparatur pemerintah sebagai mitra dan subjek keamanan di wilayah Selat Malaka khususnya di aceh utara dan aceh pada umumnya , agar masyarakat tetap waspada terhadap dampak globalisasi dan potensi ancaman dari pihak-pihak asing yang ingin mengganggu ke utuhan bangsa,ujarnya. 

Harapan khusus untuk aceh supaya tetap memelihara perdamaian dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia dan jauhkan konflik baik secara harizontal maupun konflik vertikal yang akan merugikan Masyarakat Aceh khususnya dan indonesia pada umumnya. kemudian pimpinan lembaga Erich Institut mengatakan acara tersebut merupakan untuk Merubah Menset masyarakat dari pengalaman - pengalaman yang ada, dan mengubah pola pikir masyrakat yang pada prinsipnya kemerdekaan yang Hakiki adalah Ketrampilan Dasar, ujarnya. 

Aceh dengan perjanjian Damai di Helsinki dan UUPA nya, supaya masyarakat lebih maju dalam pola pikir dan bertindak kedepannya. saat disinggung mengapa memilih Aceh dalam acara tersebut ...? ia menatakan karna Aceh Utara khususnya yang langsung berbatasan dengan Selat Malaka dan tempat berdirinya Kerajaan Samudera pase, 

Aceh yang secara geografis menempati wilayah yang berada di persimpangan alur lalu-lintas internasional tentunya memiliki peran penting untuk terlibat aktif dalam berbagai derap langkah pembangunan berskala global yang dicirikan dengan meningkatnya ketergantungan antar satu bangsa dengan bangsa lainnya. 

Hal ini dapat terjadi ketika aceh mampu membangun kemandirian dalam banyak aspek termasuk teknologi. sumerdaya alam yang melimpah serta sumberdaya manusia yang tersedia dengan optimal. ia mengaharapkan supaya masyarakat maju dalam pola pikir dan bertindak dan meminta kepada semua element harus mendorong masyarakat untuk merdeka yang hakiki. | AT | TM | Rillis |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016