News Update :

Kebakaran di Cipinang Padam, 500 Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Rabu, 24 September 2014

Jakarta | acehtraffic.com - Setelah berkobar selama sekitar tiga jam, kebakaran yang melanda permukiman padat di kawasan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur berhasil dipadamkan petugas dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Sudin PKPB), Jakarta Timur sekitar pukul 13.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sebanyak 500 keluarga atau lebih dari 1.000 warga kehilangan tempat tinggal.

"Terdapat 71 bangunan warga yang menjadi korban kebakaran di RT 15/04, Cipinang Besar Utara. Puluhan rumah itu dihuni oleh sekitar 500 keluarga," kata Camat Jatinegara, Syofian Taher, kepada wartawan, Rabu (24/9).

Untuk sementara, kata Syofian, warga yang menjadi korban kebakaran akan ditempatkan di posko pengungsian yang didirikan di area sekolah SDI, dan lapangan bulutangkis yang berada di sekitar permukiman. Sementara untuk bantuan kebutuhan sehari-hari, Syofian mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia dan Suku Dinas Sosial Jakarta Timur.

"Peristiwa ini musibah. Yang terpenting saat ini warga ditempatkan di lokasi yang representatif kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan PMI," jelas Syofian.

Kasudin PKPB Jakarta Timur, Abdul Karim, mengatakan, pihaknya menerima laporan terjadinya kebakaran sekitar pukul 10.00 WIB. Untuk memadamkan api, sebanyak 37 unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi kejadian. "Untuk saat ini kami belum dapat memastikan penyebab terjadinya kebakaran," ujar Karim.

Abdul Karim mengatakan, selain puluhan tempat tinggal, kebakaran ini mengakibatkan tiga pekerja mengalami luka bakar. Api juga membakar dua unit mobil dan tiga unit motor yang diparkir di area bedeng pekerja pembangunan Apartemen Bassura City.

"Percikan api dari mobil yang terbakar itu menjadi penyebab api menyebar ke permukiman warga yang berada di seberang Kali Cipinang," katanya.

Diberitakan, kebakaran hebat melanda permukiman padat di RW 04, Kelurahan Cipinang Besar Utara Jatinegara, Jakarta Timur pada Rabu (24/9) siang. Kebakaran ini bermula dari bedeng pekerja di area pembangunan apartemen Bassura City, yang berada di RW 09, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur.

Bedeng tersebut berada di sebuah area di belakang Apartemen Basura City dan merupakan tempat tinggal sementara para pekerja yang dipekerjakan kontraktor Totalindo Building Construction.

Seorang pekerja bernama Yoga (28), mengungkapkan api berasal dari salah satu bedeng yang dihuni petugas keamanan proyek. Api yang membakar bedeng berupa papan dan kayu itu kemudian meluas dan membakar bedeng lainnya di sekitar lokasi.

"Waktu saya mau bekerja di apartemen sekitar pukul 10.00 WIB, muncul api dari salah satu bedeng. Saya langsung teriak-teriak kebakaran," kata Yoga saat ditemui wartawan di lokasi, Rabu (24/9).

Melihat api yang semakin membesar, ratusan bahkan ribuan pekerja pembangunan proyek berhamburan keluar lokasi. Sebagian pekerja membawa barang untuk menyelamatkan diri sementara sebagian lainnya berupaya memadamkan api.
"Yang lagi berada di bedeng langsung mengambil barangnya masing-masing, dan yang lainnya mencoba memadamkan api, tapi karena anginnya kencang, api malah membesar," tuturnya.

Sementara, sebagian pekerja lainnya yang sudah mulai bekerja, terjebak di bagian atas apartemen. Para pekerja ini tidak dapat turun karena api sudah membesar. Tak hanya bedeng, api kemudian membakar tiga unit mobil dan tiga unit motor yang diparkir di areal bedeng. Percikan api dari mobil yang terbakar itu menyeberang Kali Cipinang dan membakar permukiman warga di RT 15/04, Kelurahan Cipinang Besar Utara.

Akibat kebakaran ini, sebanyak tiga pekerja, yakni Wahyudi (37), Joko (42), dan Bayu (23) mengalami luka bakar. Wahyudi terluka pada bagian punggung, wajah, dan tangan kanan saat mencoba menerobos kobaran api. Wahyudi yang bekerja sebagai operator tower crane mengaku terjebak kebakaran saat berada di toilet bedeng.

"Saya langsung teriak minta tolong dan terobos ke luar bedeng. Tapi punggung saya tertimpa runtuhan bedeng," kata pria asal Tegal, Jawa Tengah itu.

Korban lainnya, Joko, mengaku panik dan nekat menerobos api yang sudah membakar puluhan bedeng. Akibat aksi nekatnya, Joko mengalami luka bakar pada bagian wajah dan tangan kanan.

"Yang penting saya selamat," katanya.

Sementara, Bayu, seorang korban lainnya terbakar hampir pada seluruh bagian kanan tubuh. Ketiga korban saat ini sedang dirawat oleh tim medis yang ada di lokasi. | beritasatu.com |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016