
Bandung | acehtraffic.com - Unjuk rasa di depan Kantor KPU Daerah Jawa Barat, berakhir ricuh. Polisi dan mahasiswa yang tergabung dalam Kaukus Pergerakan Jawa Barat terlibat baku pukul.
Aksi ini semula berlangsung damai. Perwakilan massa sesekali berorasi di atas mobil bak terbuka. Namun, massa yang ada mencoba mendorong barikade polisi. Tak ayal, aksi saling dorong-dorongan pun terjadi. Keributan pun pecah. Polisi dan massa terlibat saling dorong dan saling hantam.
Keributam sempat mereda. Massa kembali melanjutkan aksi. Tapi salah seorang pria tiba-tiba naik ke atas mobil. "Siapa polisi yang memukul teman-teman saya," katanya.
Mendengar itu, massa kembali terpancing emosinya dan serempak mendorong barikade polisi. Keributan kembali pecah. Bahkan kali ini keributan lebih parah.
Massa yang tersulut emosinya terus merangsek. Polisi pun terpaksa mengambil tindakan tegas dengan memukul mundur massa. Mobil water canon dikerahkan. Air disemprotkan ke arah massa hingga bubar.
Bahkan, mobil yang dipakai untuk orasi terpaksa melaju dengan sangat kencang untuk menghindari semprotan mobil water canon. Massa juga serempak kocar kacir. Saat ini, mereka berkumpul tidak jauh dari lokasi. Beberapa orang terluka setelah terlibat kericuhan.
Sementara itu dalam aksinya, massa meminta KPU Jawa Barat menghentikan rapat pleno soal perbaikan DPT. Mereka juga menuntut agar dilakukan penghitungan suara ulang di seluruh TPS di Jawa Barat. okezone.com
Aksi ini semula berlangsung damai. Perwakilan massa sesekali berorasi di atas mobil bak terbuka. Namun, massa yang ada mencoba mendorong barikade polisi. Tak ayal, aksi saling dorong-dorongan pun terjadi. Keributan pun pecah. Polisi dan massa terlibat saling dorong dan saling hantam.
Keributam sempat mereda. Massa kembali melanjutkan aksi. Tapi salah seorang pria tiba-tiba naik ke atas mobil. "Siapa polisi yang memukul teman-teman saya," katanya.
Mendengar itu, massa kembali terpancing emosinya dan serempak mendorong barikade polisi. Keributan kembali pecah. Bahkan kali ini keributan lebih parah.
Massa yang tersulut emosinya terus merangsek. Polisi pun terpaksa mengambil tindakan tegas dengan memukul mundur massa. Mobil water canon dikerahkan. Air disemprotkan ke arah massa hingga bubar.
Bahkan, mobil yang dipakai untuk orasi terpaksa melaju dengan sangat kencang untuk menghindari semprotan mobil water canon. Massa juga serempak kocar kacir. Saat ini, mereka berkumpul tidak jauh dari lokasi. Beberapa orang terluka setelah terlibat kericuhan.
Sementara itu dalam aksinya, massa meminta KPU Jawa Barat menghentikan rapat pleno soal perbaikan DPT. Mereka juga menuntut agar dilakukan penghitungan suara ulang di seluruh TPS di Jawa Barat. okezone.com
