
Jakarta | acehtraffic.com - Mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengakhiri kesaksiannya soal kasus Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik pada pukul 16.00 WIB. Dia meninggalkan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di bawah pengalan ketat puluhan polisi.
Sri Mulyani memberi kesaksiannya selama 7 jam. Dia mulai menjalani sidang pukul 09.00 WIB. Namun, sidang dengan kesaksian Sri Mulyani ini sempat dua kali diskors.
Sri Mulyani enggan memberi komentar usai jalani sidang. Dengan wajah yang terlihat sedikit kelelahan, Sri Mulyani hanya tersenyum saat dicegat sejumlah wartawan.
Namun, karena pengawalan begitu ketat, Sri Mulyani dengan mulus meninggalkan Gedung Tipikor.
Dalam kesaksiannya, Sri Mulyani, antara lain, menyatakan bahwa selaku Ketua Komite Stabilisasi Sistem Keuangan bertanggungjawab ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam mengambil keputusan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.
"Kita melaporkan kepada Presiden," kata dia di depan Majelis Hakim.
Sri Mulyani mengaku sebenarnya dalam kondisi terdesak saat mengambil keputusan Bank Century sebagai bank gagal.
"Saya didesak oleh situasi, betul. Iya harus memutusakn sebelum jam delapan," ungkap Sri Mulyani menambahkan.
Sri Mulyani menambahkan sebenarnya saat rapat KSSK hampir semua peserta sudah kelelahan.
"Meski lelah, saya rasa masih bisa membikin judgement yang baik. KSSK memutuskan sebelum jam 4 pagi," kata Sri.
Sri menyatakan mengambil keputusan menyelamatkan Bank Century berdasarkan beralasaan.
"Sebagai pengambil keputusan berdasarkan pikiran, perasaan, dan mungkin insting," terang dia. (okezone.com)
Sri Mulyani memberi kesaksiannya selama 7 jam. Dia mulai menjalani sidang pukul 09.00 WIB. Namun, sidang dengan kesaksian Sri Mulyani ini sempat dua kali diskors.
Sri Mulyani enggan memberi komentar usai jalani sidang. Dengan wajah yang terlihat sedikit kelelahan, Sri Mulyani hanya tersenyum saat dicegat sejumlah wartawan.
Namun, karena pengawalan begitu ketat, Sri Mulyani dengan mulus meninggalkan Gedung Tipikor.
Dalam kesaksiannya, Sri Mulyani, antara lain, menyatakan bahwa selaku Ketua Komite Stabilisasi Sistem Keuangan bertanggungjawab ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam mengambil keputusan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.
"Kita melaporkan kepada Presiden," kata dia di depan Majelis Hakim.
Sri Mulyani mengaku sebenarnya dalam kondisi terdesak saat mengambil keputusan Bank Century sebagai bank gagal.
"Saya didesak oleh situasi, betul. Iya harus memutusakn sebelum jam delapan," ungkap Sri Mulyani menambahkan.
Sri Mulyani menambahkan sebenarnya saat rapat KSSK hampir semua peserta sudah kelelahan.
"Meski lelah, saya rasa masih bisa membikin judgement yang baik. KSSK memutuskan sebelum jam 4 pagi," kata Sri.
Sri menyatakan mengambil keputusan menyelamatkan Bank Century berdasarkan beralasaan.
"Sebagai pengambil keputusan berdasarkan pikiran, perasaan, dan mungkin insting," terang dia. (okezone.com)
