
Aceh Utara | acehtraffic.com- Selebaran yang tertulis dengan huruf capital tanpa sumber pemberitaan baik cetak, online maupun eklektronik. Selebaran itu berisikan tentang status Aceh sudah berstatus ‘Nyaris Merdeka’ karena isi yang demikian dijadikan umpan atau peluru para Tim Sukses dari partai Aceh. Minggu 6 April 2014.
Inilah kutipan tulisan yang didalam selebaran tersebut disebut disampaikan oleh Ruhut Sitompul yang tidak lain adalah tokoh Partai Demokrat yang tersebar di kalangan masyarakat tentang tanggapan Rohut sitompul mengenai partai Aceh dan Mou Helsinki.
Sebenarnya Aceh "Sudah Merdeka" Jika Butir-butir MoU di Sahkan Oleh Pusat.
Indonesia telah terperangkap ke dalam tipuan muslihat para politik politisi Partai Aceh (PA) yang kepala dan kecerdasannya yang memang patut diacungi jempol.
JAKARTA_Kita bisa pahami dan mengkaji bersama isi Mou Helsinki, ada beberapa poin yang membuat aceh dikatakan Merdeka secara The Facto:
1. Hadirnya Wali Nanggroe yang setara dengan kerajaan.
2. Adanya Bendera dan lambang Aceh.
3. Dengan adanya pelimpahan wewenang presiden kepada kepala pemerintahan aceh.
4. Aceh sudah bisa utang uang ke negara luar.
5. Aceh pertahanan laut dan darat ada di bawah kekuasaan pemerintah aceh.
6. Bisa mengatur sendiri pengelolaan Migas, Dll.
Sangat menyakitkan lagi, Indonesia harus memberi modal untuk kemerdekaan aceh selama 20 tahun dengan jumlah uang total 100 trilyun lebih yang uang itu modusnya uang Otonomi khusus.
Tinggal selangkah lagi bagaimana pemerintah Aceh membawa Aceh kejalan untuk kemerdekaan setelah Pilkada ini, apalagi pemerintahan Aceh sekarang dipimpin oleh mantan anggota GAM yang notabenya pejuang kemerdekaan.
Nasip indonesia kini ada di ujung tanduk, maju kena mundur pun kena, Indonesia telah terperangkap ke dalam tipuan muslihat para politik politisi Partai Aceh (PA) yang kepala dan kecerdasannya yang memang patut di acungi jempol, tambahnya.
Dia juga mengatakan cepat atau lambat Indonesia ini akan hancur, di karenakan MoU Helsinki dan politik Indonesia saat ini.
Terkait selebaran tersebut Perkumpulan mahasiswa Dewantara (PERMATA) M.Yusuf yang di temui acehtraffic.com mengatakan yang menaruh dan membagikan selebaran tersebut adalah beberapa orang yang datang dengan mobil berstriker salah seorang Caleg DPRA dari Partai Aceh. Dan dia juga menyampaikan kepada mesyarakat agar memenangkan Partai Aceh.
“Buktinya ruhut sitompul aja menjamin kalo Jakarta takut kepada Partai Aceh” Ujarnya sebagaimana ditirukan M.yusuf.
Yusuf menyanyangkan adanya selebaran yang tanpa sumber berita yang jelas itu. Karena informasi dan pernyataan penuh kesan politis, justru menjadi alat kampanye partai tertentu.
“Jika benar Ruhut bicara seperti itu seharusnya adalah pemberitaan baik di media elektronik maupun cetak, Tapi selebaran ini buktinya tidak ada sumber yang jelas, saya khawatir kalau selebaran itu hanya sebagai alat untuk membohongi masyarakat” Katanya. | AT | RD| MIN|
