
Informasi yang di kutip dari laman serambi, yang bahwa Polisi Resort (Polres) Pidie menempatkan 30 personel penembak jitu dari satuan Brimob Polda Aceh, guna mengamankan kotak surat suara DPRK, DPRA, DPR dan DPD RI di Pidie dan Pidie Jaya. Penembak jitu akan menjaga kotak suara sampai rapat pleno KIP didua kabupaten tersebut selesai dilaksanakan.
Di Pidie kotak surat suara diamankan di Gedung Pertemuan Pidie dijaga 15 personel penembak jitu. Sementara di Pijay kotak suara diamankan di Kantor KIP Pijaya dijaga 15 personel," kata Kapolres Pidie, AKBP Sunarya SIK kepada Serambinews,com, Kamis 17 April.
Kata Kapolres Sunarya, pihaknya telah menginstruksikan kepada penembak jitu untuk menembak di tempat jika ada pihak yang mencoba mengambil kotak surat suara pemilu. Sebab, di dalam kotak surat suara itu terdapat nama-nama anggota dewan yang telah dipilih dalam pesta demokrasi yang dilaksanakan pada tanggal 9 April.
"Masyarakat telah memilih mereka, jangan diotak atik lagi. Di tangan mereka yang terpilih itu akan ditentukan nasib Kabupaten Pidie untuk masa lima tahun kedepan," kata Sunarya. AT | BS | Sumber : serambi |
