
Banda Aceh | acehtraffic.com- BERSAMAAN dengan berlangsungnya kampanye akbar Partai Aceh (PA) di
halaman Stadion H Di Murthala, Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (5/4) sore,
ternyata menurut pantauan Serambi di luar arena kampanye berserakan
bendera partai lain.
Pemandangan memiriskan itu terlihat di ruas
Jalan T Nyak Arief mulai depan RSUZA sampai depan Kantor Gubernur Aceh
sepanjang lebih kurang 250 meter. Di sepanjang jalur itu, banyak bendera
partai lain berserakan di trotoar jalan dengan kondisi tercabut bahkan
ada yang terlihat dibuka paksa dari tiangnya.
Ketua DPC Partai
Demokrat (PD) Kota Banda Aceh, Yudi Kurnia, tadi malam secara khusus
menelepon Serambi, juga menanggapi ‘pembersihan’ alat peraga kampanye
milik sejumlah parpol, termasuk Demokrat. “Itu terjadi bersamaan dengan
berlangsungnya kampanye PA di Lampineung pada Sabtu sore,” kata Yudi.
Menurut
Yudi, bersamaan jadwal kampanye PA di Stadion H Di Murthala, semua
bendera partai lain diturunkan dan berserakan di median jalan, yang
tinggal hanyalah bendera PA. “Kami sudah melaporkan kejadian ini kepada
Bawaslu agar segera ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan,” tandasnya.
Sebenarnya,
kata Yudi, kalau ingin menonjol di antara yang lain tinggal pasang
atribut lebih banyak tanpa harus menurunkan atribut parpol lain. “Semua
parpol memiliki hak yang sama. Kita seharusnya bisa melaksanakan
kampanye secara berdampingan bersama-sama, tanpa merugikan pihak
manapun. Padahal sebelumnya semua sudah sepakat untuk melaksanakan
kampanye dengan cara-cara tertib, aman, damai serta mematuhi seluruh
peraturan,” demikian Yudi Kurnia yang juga Ketua DPRK Banda Aceh. | Sumber Serambi|
